.jpg)
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus berupaya membenahi sektor pendidikan. Tidak hanya terfokus pada bangunan fisik, Psikologi UMP juga mulai memberikan prioritas menjadi fakultas yang unggul dan berorientasi pada pemberdayaan individu dan masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai Islami.
Hal ini yang menjadi fokus Dekan Psikologi UMP saat ini. “Fakultas Psikologi UMP kini telah memperoleh akreditasi B, dan kita terus melakukan inovasi dalam rangka mewujudkan Fakultas Psikologi menjadi lembaga pendidikan yang unggul. Fakultas Psikologi juga sudah mulai melakukan kerjasama dengan berbagai instansi baik dalam negeri maupun luar negeri, mulai sektor pendidikan, industri, maupun klinis,” kata Dekan Fakultas Psikologi UMP Retno Dwiyanti SPsi. M.Si saat ditemui di ruangannya.
Fakultas Psikologi UMP berdiri pada 8 April 1998. Pendirian dilakukan dalam rangka menciptakan ilmuwan di bidang psikologi, praktisi profesional, pengambil keputusan, dan tokoh masyarakat. Melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Menteri Pendidikan Kebudayaan No 133/DIKTI/kep/1998 Psikologi UMP juga mencetak berbagai manajer di bidang psikologi.
Dijelaskan Retno, Fakultas Psikologi UMP memposisikan diri untuk mengambil tanggung jawab menghasilkan profesional berkualitas tinggi dalam bidang psikologi. Menurutnya, rencana strategis UMP tahun 2019 mencanangkan institusi terakreditasi A.
KONSISTEN PADA PERTUMBUHAN
Fakultas Psikologi UMP dalam menyelenggarakan pendidikannya berupaya tetap konsisten pada pertumbuhan, perubahan dan pembaharuan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Perubahan kurikulum menjadi inovasi terhadap suatu tuntutan tersebut. Melihat hal itu, Fakultas Psikologi UMP telah menerapkan Kurikulum Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kurikulum KKNI, menurut Perpres No. 08 tahun 2012 KKNI merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang dimiliki Indonesia. KKNI merupakan program studi yang mengharuskan sistem pendidikan di Perguruan Tinggi memperjelas profil lulusannya. Dengan penerapan KKNI diharapkan akan menguatkan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus menjamin kualitas lulusan. Hal ini dapat dilihat dari program menyelenggarakan pembidangan minat, yaitu psikologi pendidikan, psikologi perkembangan, psikologi klinis, dan psikologi sosial serta psikologi industri dan organisasi.
Berbagai kegiatan digelar untuk menunjang program pendidikan, diantaranya seminar nasional dan internasional, Psikologi Go To Schoool, Job Seeking, dan pendampingan program akselerasi bagi beberapa SMA/SMK di Purwokerto.
Tidak hanya itu, Fakultas Psikologi UMP juga dukungan dengan fasilitas pembelajaran berupa Laboratorium Fakultas yang memberikan pelayanan professional, mudah dan cepat. Alat praktikum lengkap sesuai dengan kebutuhan praktikum mahasiswa. Untuk memberikan bekal optimal lulusan, Fakultas Psikologi UMP menyediakan tempat praktikum yang representatif sesuai dengan standar laboratorium.
Dalam bidang pelayanan, Fakultas Psikologi memiliki Pusat Layanan Psikologi, lembaga non struktural yang dikelola secara profesional sebagai wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk mengaktualisasikan diri meliputi empat bidang, yaitu bidang penelitian, bidang asesmen, bidang pelatihan dan konsultasi, serta bidang kerjasama dan publikasi.
Kemampuan mahasiswa Fakultas Psikologi selain didapatkan dari kegiatan perkuliahan juga diperoleh melalui kunjungan lapangan dan praktik lapangan. Melalui program tersebut, mahasiswa dapat berinteraksi secara langsung dan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat sehingga mahasiswa sebagai agen perubahan mempunyai inisiatif mencari solusi terhadap problematika yang ditemukan. Selain itu, program tersebut membekali mahasiswa di bidang Human Resource Development (HRD)
Fakultas Psikologi juga mendorong para dosen untuk melakukan pengembangan diri. Tercatat lima dosen Fakultas Psikologi kini tengah studi lanjut S3. Sedangkan Jabatan fungsional dosen merupakan catatan atau posisi dalam masyarakat akademik untuk menunjukkan pengakuan atas kemampuan akademik dalam kehidupan akademi. Meskipun para dosen Fakultas Psikologi terbilang baru, namun telah menyiapkan diri untuk fungsional asisten ahli. Hal ini tidak lepas dari tekad Fakultas Psikologi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, menjadi rujukan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, menghasilkan ilmuwan Psikologi yang mampu melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan menggunakan kajian dan sudut pandang psikologi. [asr/tgr]
Tidak ada artikel terkait