3rd ISCONEX UMP Digelar, Diikuti 65 Peserta dari Berbagai Institusi Tampilkan Inovasi Kesehatan
Purwokerto – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menggelar ajang bergengsi tahunan, 3rd ISCONEX "UMP International Health Sciences Student Competition, Innovation & Exhibition" di Aula Syamsuhadi Irsyad Lantai 10, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini menjadi wadah bagi mahasiswa kesehatan dari berbagai institusi untuk berkompetisi dan memamerkan inovasi di bidang kesehatan global sekaligus menghadirkan seminar ilmiah dari dua pemateri utama.
Mengusung tema "Discovering Global Health Innovation, Advancing Human-Centered Technology for Sustainable Future", ISCONEX tahun ini menegaskan komitmen UMP dalam mendorong inovasi yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga menjunjung nilai kemanusiaan dan keberlanjutan. Acara yang diselenggarakan secara hybrid ini memungkinkan partisipasi luas dari peserta yang hadir langsung di lokasi maupun yang mengikuti secara daring dari berbagai daerah dan mancanegara.
Sebanyak 65 peserta tercatat mengikuti kegiatan ini, berasal dari berbagai institusi dan kelompok lintas daerah. Ketua panitia pelaksana, Fani Susanto, S. Tr. Rad, M.Tr. Kes., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diangkat tahun ini mencerminkan komitmen kuat panitia dalam mempromosikan inovasi kesehatan yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan keadilan dan keberlanjutan bagi masyarakat.
"ISCONEX tahun ini mengusung tema 'Discovering Global Health Innovation, Advancing Human-Centered Technology for Sustainable Future.' Tema ini mencerminkan komitmen kuat kami untuk mempromosikan inovasi kesehatan yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan keadilan dan keberlanjutan," ujar Fani dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, termasuk Professor Anna Bianco, Vice-Chancellor for Human-Centered Technology, para anggota komunitas global, serta sponsor dan semua kemitraan yang turut berkontribusi. Dukungan dari berbagai pihak tersebut sangat berarti bagi kesuksesan penyelenggaraan ISCONEX tahun ini.
Kegiatan ini dirancang untuk menjadi wadah kolaborasi antar institusi, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Ini adalah salah satu bentuk pameran inovasi internasional dan kami sangat mengapresiasi partisipasi dari 65 peserta yang hadir," tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar acara ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Fani optimistis bahwa kolaborasi yang terjalin antar institusi akan menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di bidang kesehatan.
Acara yang berlangsung secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memajukan sektor kesehatan dan ilmu pengetahuan.
"Ini adalah acara yang bergengsi. Banyak dari kita, terutama para pemimpin muda, harus terlibat dalam kesehatan dan ilmu pengetahuan. Ini adalah salah satu tempat terbaik untuk melakukannya," ujarnya.
Saefurohman juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara teknologi dan dunia kesehatan, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital. Menurutnya, teknologi dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan kesehatan yang sering dihadapi masyarakat sehari-hari, seperti sistem pengingat konsumsi obat atau kemudahan akses resep dokter. Beliau optimistis bahwa generasi muda yang hadir dalam acara ini mampu menciptakan terobosan-terobosan baru di bidang kesehatan.
Lebih lanjut ia meyakini bahwa para peserta tidak hanya mampu berbicara tentang sains, tetapi juga dapat menciptakan solusi nyata yang membantu masyarakat melalui inovasi teknologi.
Di akhir sambutannya, Wakil Rektor I UMP memberikan motivasi kepada seluruh peserta bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam kompetisi ini, melainkan partisipasi aktif dan proses belajar bersama yang jauh lebih bermakna.
Rangkaian kegiatan 3rd ISCONEX UMP berlangsung hingga sore hari dengan kompetisi ilmiah, presentasi inovasi, dan pameran karya dari para peserta. Selain itu, acara ini juga menghadirkan dua pemateri utama yang menyampaikan seminar ilmiah di bidang kesehatan dan teknologi, semakin memperkaya wawasan peserta mengenai perkembangan terkini di sektor kesehatan global. (Rfm/Chy)