Berita
Mahasiswa Teknik Sipil UMP Borong Dua Juara Nasional Karya Ilmiah pada Debut Perdananya
Selasa 23 Juni 2026      Berita
Mahasiswa Teknik Sipil UMP Borong Dua Juara Nasional Karya Ilmiah pada Debut Perdananya
​Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Devtama Reihan Saputra, berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Devtama sukses memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang "Call For Paper Kompetisi Artikel dan Presenter #2 Tingkat Nasional Tahun 2026". Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan secara daring oleh Universitas Ahmad Dahlan mulai tanggal 8 April hingga 12 Mei 2026 lalu.
 
​Dalam ajang tersebut, Devtama menyabet gelar Juara 2 untuk Kategori Presenter Terbaik Subtema Teknologi Kelas C. Tidak hanya itu, mahasiswa angkatan 2024 ini juga dinobatkan sebagai peraih Harapan 1 untuk Kategori Artikel Terbaik pada subtema yang sama. 
 
Pencapaian ini terasa semakin istimewa bagi Devtama, karena prestasi yang diraih adalah capaian pertamanya di dunia kompetisi akademik.
 
​"Saya sangat senang, karena ini perlombaan karya ilmiah pertama saya dan saya langsung mendapatkan juara dalam perlombaan tersebut bahkan 2 kategori sekaligus," ungkap Devtama saat menceritakan kesannya.
 
Devtama menambahkan ​keberhasilan luar biasa ini tentu tidak terlepas dari proses bimbingan yang komprehensif. 
 
"Saya berterimasih kepada ibu kaprodi yang telah membimbing saya dengan sabar dan penuh semangat, serta ide ide yang cemerlang serta ilmu yang sangat komprehensif. Proses yang sangat intensif ini memotivasi saya untuk meraih prestasi sebaik mungkin," ungkapnya. 
 
Kepala Program Studi Teknik Sipil sekaligus dosen pembimbing, Dr. Ir. Juanita, S.T., M.T., ACPE., mengungkapkan bahwa pembinaan dilakukan secara intensif sejak awal penulisan hingga tahap akhir.  
 
​"Sebagai dosen pembimbing dalam kompetisi penulisan artikel tingkat nasional, peran saya adalah sebagai fasilitator dan mentor yang mendampingi mahasiswa sejak tahap penyusunan kerangka artikel, penguatan metodologi, sampai pada proses penyuntingan naskah sebelum dikirimkan," jelas Dr. Juanita. 
 
Beliau memastikan bahwa karya yang dikompetisikan tidak hanya memenuhi kaidah ilmiah, tetapi juga memiliki kebaruan, relevansi, dan kontribusi terhadap material infrastruktur yang berkelanjutan.  
 
​Lebih lanjut, Dr. Juanita menyatakan bahwa seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan lomba berjalan lancar tanpa kendala. Strategi pendampingan dilakukan secara adaptif melalui pertemuan tatap muka, diskusi daring menggunakan Google Meet, hingga evaluasi perbaikan naskah melalui surat elektronik atau email.  
 
​Menurut pandangannya, ajang nasional seperti ini merupakan medium yang sangat ideal untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, dan komunikasi ilmiah mahasiswa. Ke depannya, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk studi lanjut maupun terjun ke dunia kerja. 
 
Mengakhiri wawancara, Dr. Juanita menitipkan pesan inspiratif bagi seluruh mahasiswa agar berani mengeksplorasi potensi diri. 
 
​"Jangan takut gagal karena setiap proses selalu ada pelajaran yang dapat kita ambil hikmahnya. Prestasi memang dapat menjadi suatu kebanggaan tetapi keberanian untuk memulai, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar jauh lebih penting," pesannya dengan tegas.
 
Beliau juga mendorong mahasiswa untuk terus berkarya, percaya diri, dan menjadikan setiap kompetisi sebagai batu loncatan menuju pribadi yang unggul. (Rhn/Chy)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait