Berita
HMPS PAI UMP Dorong Generasi Z Melek Digital dan Tetap Religius Lewat Seminar Nasional
Selasa 23 Juni 2026      Berita
HMPS PAI UMP Dorong Generasi Z Melek Digital dan Tetap Religius Lewat Seminar Nasional
Di tengah derasnya arus digitalisasi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan generasi muda, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Seminar Nasional bertajuk “From Scrolling to Schooling” sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Islamic Education Project (IEP) 2026.
 
Kegiatan yang berlangsung di Aula Syamsuhadi Irsyad, Lantai 10 UMP Tower, Sabtu (13/6/2026), tersebut diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, baik dari lingkungan UMP maupun kampus lain di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Seminar mengusung tema besar “PAI Next Level: Digital, Religius, Progresif” sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara produktif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
 
Ketua HMPS PAI UMP, Yanuar Rizki Arif Saputra, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen mahasiswa Pendidikan Agama Islam dalam menjawab tantangan zaman yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital.
 
“Acara ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat peran strategis pendidikan Islam di era modern. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif di ruang akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan, inovator, sekaligus penyebar nilai-nilai dakwah yang kreatif di tengah masyarakat,” ujarnya.
 
Seminar dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi Pendidikan Agama Islam UMP, Dr. A. Sulaeman, M.S.I., yang menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
 
Menurutnya, generasi muda saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas sebagai insan yang berakhlak dan berintegritas.
 
“Tema PAI Next Level: Digital, Religius, Progresif sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Seorang muslim harus mampu menguasai teknologi digital, tetap menjaga akhlaknya, serta memiliki cara berpikir yang progresif dan berkemajuan. Itulah esensi pendidikan Islam yang sesungguhnya,” tegasnya.
 
Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi dari Alfatahar, penggiat edukasi dan motivator muda yang dikenal aktif mengkampanyekan literasi digital di kalangan generasi muda. Dalam paparannya bertajuk From Scrolling to Schooling, ia mengajak peserta untuk mengubah kebiasaan menggunakan media sosial secara pasif menjadi aktivitas yang produktif dan bernilai edukatif.
 
Menurutnya, perangkat digital dan media sosial bukanlah ancaman, melainkan peluang besar apabila digunakan dengan bijak untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan memperluas wawasan.
 
“Kita harus mengubah kebiasaan scrolling tanpa arah menjadi proses belajar yang terarah. Gunakan media digital untuk mengakses pengetahuan, membangun relasi yang positif, serta memperkuat kapasitas diri sebagai generasi masa depan,” ujarnya di hadapan peserta seminar.
 
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai isu terkait literasi digital, penyebaran hoaks, etika bermedia sosial, hingga strategi membangun konten dakwah yang kreatif menjadi topik yang banyak mendapat perhatian.
 
Melalui kegiatan ini, HMPS PAI UMP berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Seminar tersebut juga menjadi bukti bahwa pendidikan agama Islam mampu hadir sebagai solusi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.
 
Dengan mengusung semangat “Digital, Religius, Progresif”, UMP terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial yang kuat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan umat.(Hav/Chy)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait