Berita
UMP Bersama LLHPB PCA Tambak Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Kelestarian Lingkungan Masyarakat
Jumat 24 Juli 2026      Berita
UMP Bersama LLHPB PCA Tambak Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Kelestarian Lingkungan Masyarakat
PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui kelompok dosen pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanganan Bencana (LLHPB) Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Tambak menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kebencanaan dan Kelestarian Lingkungan dalam skema Pengabdian Masyarakat Persyarikatan Cabang Ranting. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026, di Gedung Dakwah Pimpinan Ranting Muhammadiyah Karangpetir 1, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas.
 
Pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Assoc. Prof. Dr. Isna Hikmawati, S.K.M., M.Kes., dengan anggota Ragil Setiyabudi, S.K.M., M.Kes. (Epid.), dr. Titik Kusumawinakhyu, M.Biomed., Dr.  Ns. Happy Dwi Aprilia, M. Kep dan Ns Rakhmat Susilo. M. Kep. Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi bencana sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
 
Pelatihan diikuti sekitar 112 peserta yang terdiri atas seluruh pengurus PCA Tambak, perwakilan Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Tambak, guru TK 'Aisyiyah, serta perwakilan organisasi otonom Nasyiatul 'Aisyiyah (NA).
 
Ragil Setiyabudi, S.K.M., M.Kes. (Epid.) salah satu anggota Tim menjelaskan dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi dan praktik yang aplikatif, meliputi pencegahan banjir, penanganan gempa bumi, pengelolaan sampah, simulasi kesiapsiagaan gempa, praktik pengelolaan sampah, hingga pembuatan kreasi lagu bertema kelestarian lingkungan sebagai media edukasi yang mudah diterapkan di masyarakat.
 
"Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Selain penyampaian materi, peserta juga terlibat aktif dalam simulasi dan praktik lapangan sehingga mampu memahami langkah-langkah mitigasi bencana secara langsung," ungkapnya.
 
Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian, Assoc. Prof. Dr. Isna Hikmawati, S.K.M., M.Kes., mengatakan bahwa wilayah Tambak merupakan salah satu kawasan yang memiliki kerentanan terhadap bencana banjir musiman. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko bencana.
 
"Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat, khususnya pengurus PCA dan PRA, memiliki kemampuan melakukan mitigasi bencana serta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sehingga kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin meningkat," ujarnya.
 
Ia menambahkan keberhasilan program pengabdian ini juga terlihat dari hasil evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test. Setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, 100 persen peserta memperoleh nilai di atas 95, yang menunjukkan peningkatan pemahaman dengan kategori sangat baik.
 
"Kami berharap luaran kegiatan ini mampu membentuk pengurus PCA dan PRA Kecamatan Tambak yang memiliki kompetensi dalam mitigasi dan penanganan awal bencana, sekaligus menjadi penggerak edukasi kebencanaan dan pelestarian lingkungan di komunitas masing-masing," tandasnya.
 
Tim pengabdian UMP berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan Persyarikatan Muhammadiyah-'Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana dan semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Tambak yang setiap tahun menghadapi potensi banjir. (*/Chy)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait