Berita
UMP Jadi Tuan Rumah Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H, Perkuat Dakwah dan Kebangkitan Ekonomi Muhammadiyah
Selasa 7 Juli 2026      Berita
UMP Jadi Tuan Rumah Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H, Perkuat Dakwah dan Kebangkitan Ekonomi Muhammadiyah
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas menggelar Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Kampus I UMP, Ahad, 5 Juli 2026 lalu. Kegiatan yang menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. K.H. Tafsir, M.Ag., sebagai penceramah utama ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat dakwah Muhammadiyah dalam menyongsong abad kedua persyarikatan.
 
Mengawali kegiatan, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, Drs. M. Djohar, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan 378 jemaah haji Muhammadiyah Banyumas serta tingginya antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan musim haji berikutnya, yang ditandai dengan keikutsertaan 486 calon jemaah pada manasik haji perdana.
 
"Semoga berbagai ikhtiar yang dilakukan Muhammadiyah Banyumas ini semakin memberikan manfaat bagi umat dan memperkuat peran persyarikatan dalam melayani masyarakat," ujarnya.
 
Ia menjelaskan bahwa pada momentum Tabligh Akbar ini, PDM Banyumas turut mengukuhkan sejumlah program strategis, di antaranya kerja sama dengan Kapolresta Banyumas dalam bidang keamanan, ketahanan pangan, dan pelatihan satpam bersertifikat, pengukuhan Korps Mubaligh Muhammadiyah Banyumas, pembentukan Lembaga Penyelenggaraan Penanganan Kematian Khusnul Khotimah, serta penandatanganan kerja sama dalam pengelolaan masjid, pembangunan perumahan bagi warga Muhammadiyah, dan pengelolaan kawasan pemakaman.
 
Ia berharap seluruh kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah, tidak hanya melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi umat secara berkelanjutan.
 
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kabupaten Banyumas yang telah kembali ke Tanah Air. Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Rektor juga menyampaikan permohonan maaf kepada para jemaah yang belum dapat tertampung di dalam auditorium karena tingginya antusiasme masyarakat mengikuti Tabligh Akbar.
 
"Insyaallah kami merencanakan pembangunan gedung yang mampu menampung lebih dari 12.000 jemaah sehingga jika ada pengajian atau kegiatan besar lainnya, seluruh peserta dapat masuk semua," ungkapnya.
 
Ia menjelaskan bahwa UMP terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun akademik 2026, UMP menargetkan penerimaan 6.000 mahasiswa baru sehingga jumlah mahasiswa secara keseluruhan diperkirakan mendekati 25.000 orang. Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak hanya memperkuat peran UMP sebagai institusi pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar melalui perputaran ekonomi di kawasan Purwokerto dan sekitarnya.
 
Lebih lanjut, ia mengatakan UMP juga terus mengembangkan dakwah ekonomi melalui berbagai unit usaha, mulai dari SPBU, pengembangan kawasan bisnis di Kampus 2, hingga amanah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengembangkan investasi emas melalui Mentari Bayt Coin. Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi Muhammadiyah sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
 
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. K.H. Tafsir, M.Ag., menyampaikan tausiyah mengenai arah perjuangan Muhammadiyah memasuki abad kedua. Menurutnya, selama lebih dari satu abad Muhammadiyah telah berhasil membangun kekuatan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial. Ke depan, ketiga bidang tersebut tetap harus ditingkatkan kualitasnya, namun sudah saatnya Muhammadiyah memperkuat pilar ekonomi sebagai bagian dari dakwah yang berkemajuan.
 
Ia mencontohkan kisah hijrah Abdurrahman bin Auf dan Sa'ad bin Rabi' sebagai teladan dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis ukhuwah. Menurutnya, Muhammadiyah di Banyumas memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor lahirnya ekosistem ekonomi yang kuat melalui pengembangan pasar, kewirausahaan, dan pemberdayaan umat, tanpa meninggalkan kualitas amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial yang selama ini menjadi kekuatan Muhammadiyah.
 
Melalui Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, UMP bersama PDM Banyumas berharap semangat hijrah tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan kualitas ibadah, tetapi juga melalui penguatan dakwah, kemandirian ekonomi, serta kolaborasi yang mampu menghadirkan kemajuan dan kemaslahatan bagi umat. (Amr)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait