Berita
Grand Launching PPK Ormawa HMPS PGSD UMP 2026, Wujudkan Desa Danasari Menuju Desa Cerdas Melalui SIKADES CERDAS
Rabu 1 Juli 2026      Berita
Grand Launching PPK Ormawa HMPS PGSD UMP 2026, Wujudkan Desa Danasari Menuju Desa Cerdas Melalui SIKADES CERDAS
Purbalingga — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMPS PGSD) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi meluncurkan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 melalui kegiatan Grand Launching yang diselenggarakan di Balai Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jumat (26/6)lalu. Mengusung tema Desa Cerdas dengan judul "SIKADES CERDAS: Mewujudkan Desa Cerdas Melalui Sistem Informasi Kawasan Edukasi dan Pojok Literasi Dengan Pendekatan Tematik Terintegrasi Di Desa Danasari", kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang cerdas, berdaya, dan berkelanjutan.
 
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Danasari Saeful Anwar, S.Pd., Polisi Sektor Kecamatan Karangjambu, Ketua BPD, Ketua LKMD, Ketua TP PKK, perangkat desa, kepala dusun, RT/RW, tokoh masyarakat, serta jajaran Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang terdiri atas Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Efi Miftah Faridli, M.Pd., Dosen Pembina HMPS PGSD sekaligus Dosen Pendamping PPK Ormawa Tri Yuliansyah Bintaro, M.Pd., Ketua Umum HMPS PGSD Periode 2025–2026 Adzra Hanifatun Nurkholis, serta seluruh Tim PPK Ormawa HMPS PGSD UMP Tahun 2026.
 
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan sebelum memasuki agenda utama peluncuran program.
 
Ketua Pelaksana PPK Ormawa HMPS PGSD Tahun 2026, Nabila Zahra Khairunnisa, menjelaskan bahwa PPK Ormawa merupakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan mengembangkan kapasitas organisasi mahasiswa sekaligus memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat melalui inovasi yang berkelanjutan.
 
Melalui program SIKADES CERDAS, tim akan berkolaborasi bersama Pemerintah Desa Danasari dalam mengembangkan sistem informasi desa, kawasan edukasi, serta budaya literasi yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat.
 
"Melalui program SIKADES CERDAS, kami berharap dapat berkolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi Desa Danasari," ujar Nabila.
 
Kepala Desa Danasari, Saeful Anwar, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang menjadikan Desa Danasari sebagai lokasi pelaksanaan PPK Ormawa Tahun 2026. Menurutnya, pemerintah desa telah mengikuti seluruh proses yang dilakukan tim mahasiswa sejak tahap survei, penyusunan proposal, hingga akhirnya berhasil memperoleh pendanaan nasional.
 
Beliau juga mengaku optimistis program tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat karena dirancang berdasarkan potensi dan kebutuhan desa.
 
"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto di Desa Danasari. Semoga mahasiswa dapat beradaptasi dengan masyarakat dan menjalankan program dengan baik," ungkapnya.
 
Sementara itu, Dosen Pembina HMPS PGSD sekaligus Dosen Pendamping PPK Ormawa, Tri Yuliansyah Bintaro, M.Pd., menegaskan bahwa PPK Ormawa merupakan sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan pengabdian yang berdampak langsung kepada masyarakat.
 
Beliau juga mengungkapkan bahwa HMPS PGSD berhasil lolos seleksi pendanaan PPK Ormawa di tengah persaingan puluhan organisasi kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi. Selama kurang lebih tiga bulan ke depan, tim akan melaksanakan enam program utama di Desa Danasari dengan harapan mampu memberikan dampak nyata sekaligus mengantarkan tim menuju ajang Abdidaya Ormawa tingkat nasional. 
 
"Sebagai dosen pembimbing, saya berpesan kepada seluruh mahasiswa HMPS PGSD bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana atau laporan yang selesai dibuat. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika masyarakat merasakan manfaat, muncul hubungan yang erat antara kampus dan desa, serta lahir inovasi yang dapat terus dijalankan meskipun program ini telah berakhir, oleh karena itu, saya mengajak seluruh mahasiswa untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai: Rendah hati dalam belajar dari masyarakat, Santun dalam berkomunikasi, Disiplin dalam menjalankan program, Profesional dalam bekerja, Menjaga nama baik universitas di mana pun berada," ungkapnya.
 
Dukungan penuh juga disampaikan Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMP, Efi Miftah Faridli, M.Pd. Beliau menjelaskan bahwa PPK Ormawa berbeda dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) karena memiliki durasi pelaksanaan yang lebih panjang dan dirancang secara berkelanjutan.
Menurutnya, pada tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Purwokerto berhasil memperoleh lima tim penerima pendanaan PPK Ormawa, sementara HMPS PGSD menjadi satu-satunya tim UMP yang melaksanakan program di luar Kabupaten Banyumas. Program tersebut didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
 
Setelah prosesi peluncuran resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh Ketua Pelaksana program SIKADES CERDAS akan dijalankan selama sekitar empat bulan melalui enam program unggulan, yaitu Ruang Aksara Cerdas, Ruang Cakap Digital, Ruang Cakap Finansial, Ruang Usaha Warga, Ruang Peduli Bumi, dan Ruang Digital Marketing. 
 
Seluruh program dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat Desa Danasari sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan. Dalam pemaparannya, Nabila menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan membangun kolaborasi bersama masyarakat untuk menciptakan perubahan yang berkesinambungan.
 
"Kami hadir bukan untuk mengubah masyarakat, melainkan untuk berjalan bersama masyarakat dan menyalakan lentera perubahan yang berkelanjutan," tuturnya.
 
Kegiatan Grand Launching ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya implementasi Program SIKADES CERDAS di Desa Danasari. Melalui sinergi antara Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Pemerintah Desa Danasari, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat literasi, meningkatkan kapasitas masyarakat, mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta mewujudkan Desa Danasari sebagai desa yang cerdas, mandiri, dan berkelanjutan. (At/Chy)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait