Berita
Awali KKN dengan Gerakan Salat Subuh Berjamaah, UMP Bekali Mahasiswa Manajemen Dakwah dan Syiar Digital
Rabu 15 Juli 2026      Berita
Awali KKN dengan Gerakan Salat Subuh Berjamaah, UMP Bekali Mahasiswa Manajemen Dakwah dan Syiar Digital
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengawali rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan menggelar Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) di Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Kampus 1 UMP, Sabtu (4/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta pembekalan mahasiswa agar mampu menjalankan peran sebagai agen dakwah di tengah masyarakat.
 
Seluruh mahasiswa peserta KKN mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 02.30 WIB dengan salat tahajud berjamaah, dilanjutkan salat Subuh berjamaah. Suasana yang khusyuk dan penuh kebersamaan menjadi pembuka perjalanan pengabdian mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai lokasi KKN.
 
Setelah pelaksanaan salat Subuh, mahasiswa mendapatkan pembekalan Manajemen Dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Bayu Dwicahyono, M.Pd. Dalam materinya, ia menegaskan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya bertugas melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menjadi agen dakwah yang mampu menghadirkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan, menyejukkan, dan memberikan solusi bagi masyarakat.
 
Selain membahas konsep manajemen dakwah, mahasiswa juga dibekali strategi menyampaikan pesan-pesan keislaman secara komunikatif, persuasif, dan kontekstual sesuai dengan karakteristik masyarakat di lokasi pengabdian.
 
"Mahasiswa juga didorong untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana syiar yang kreatif, edukatif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas," ujarnya.
 
Ustadz Bayu menambahkan sebagai implementasi dari materi yang diberikan, seluruh peserta KKN dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun dan memproduksi video kuliah tujuh menit (kultum).
 
"Karya tersebut menjadi luaran pembelajaran sekaligus media latihan bagi mahasiswa dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah yang inspiratif, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," tambahnya. 
 
Ketua Panitia KKN Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, Purnadi, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pembekalan ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum melaksanakan pengabdian di masyarakat.
 
"Kami ingin mahasiswa KKN tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan kemampuan memberdayakan masyarakat, tetapi juga memiliki karakter religius, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan berdakwah yang bijaksana sesuai dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan," jelasnya.
 
Menurutnya, Gerakan Salat Subuh Berjamaah dan pembekalan manajemen dakwah merupakan wujud komitmen UMP dalam mengintegrasikan penguatan spiritual, pengembangan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
 
Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan program KKN secara profesional, humanis, sekaligus menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Muh)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait