Fakultaria
Etnomatematika Solusi Belajar Asik Matematika
Sabtu 28 Oktober 2017      Fakultaria
Etnomatematika Solusi Belajar Asik Matematika

Salah satu inovasi belajar matematika dapat menggunakan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Etnomatematika merupakan matematika yang tumbuh dan berkembang dalam suatu kebudayaan yang mengacu pada norma yang berlaku dimasyarakat, atau berbagai macam aturan lainnya.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi (Prodi) Matematika menggelar kuliah umum pada 28 Oktober 2017 di Aula AK Anshori. Sebagai pembicara Dosen Filsafat bidang Filsafat Matematika Prof Dr. Marsigit M.A  dari Universitas Negeri Yogyakarta. Sebanyak 170 mahasiswa Prodi Matematika Angkatan 2015 dan 2016.

Disampakan oleh Prof Dr. Marsigit M.A  dalam ilmu bidang etnomatematika dalam kehidupan manusia terkait dengan masalah positivism menuju power now generasi.  Mengutip pendapat dari  Ebbut & Straker mengenai sekolah matematika (Math Teaching)  “Mathematics is search of Pattern and relationship, Problem solving activity, investigation, and Communication “.

Prof Dr. Marsigit M.A  juga menambahkan bahwa Math teaching merupakan persoalan untuk para mahasiswa calon guru mengubah pola pendidikan dengan paradigma  tradisional menjadi pola pendidikan dengan paradigma Constructive. “Yang mana menekankan peran siswa yang tadinya hanya bisa menuruti seluruh hal yang disampaikan oleh guru, guru yang memiliki emosional untuk ditiru oleh siswa nya menjadi pola yang menggunakan peran mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran dalam membangun pemahaman mereka sendiri tentang pengetahuan yang dipelajarinya” tambahnya.

Harapannya, kuliah umum hari ini mahasiswa memperoleh pengetahuan baru tentang pembelajaran matematika. Seperti yang disampaikan oleh Suci Anggita Mahasiswa Pendidikan Matetika 2015, pihaknya  merasa beruntung dapat terlibat dalam kuliah umum bertajuk etnomatematika. “Saya semakin termotivasi untuk mengembangkan berbagai media pembelajaran terlebih dalam bidang etnomatematika,” ungkapnya. (han/sls)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini