Berita
Alumni PBI UMP Mengajar di Thailand, Perluas Kiprah Lulusan di Tingkat Internasional
Kamis 4 Juni 2026      Berita
Alumni PBI UMP Mengajar di Thailand, Perluas Kiprah Lulusan di Tingkat Internasional
PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui program pengajaran luar negeri. Alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UMP, Hanifah Nur Azizah, S.Pd., resmi diberangkatkan untuk menjadi pengajar di Hat Yai Wittayakarn School, Thailand Selatan.
 
Program pengajaran internasional tersebut dimulai pada Mei 2026 dengan masa percobaan kerja selama tiga bulan sebelum dilanjutkan dengan kontrak kerja selama satu tahun. Keberhasilan alumni PBI mengikuti program ini mencerminkan daya saing lulusan UMP di tingkat internasional.
 
Wakil Rektor 1 UMP Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D menyampaikan bahwa program pengajaran internasional merupakan bagian dari upaya UMP dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global dan mampu berkontribusi di berbagai negara.
 
“Keberangkatan alumni PBI UMP ke Thailand ini menjadi bukti bahwa lulusan UMP mampu bersaing dan dipercaya di tingkat internasional. Kami berharap Hanifah dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga profesionalisme, serta menjadi duta UMP yang membawa nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemuhammadiyahan di lingkungan global,” ujarnya saat ditemui di purwokerto, kamis (4/6).
 
Menurutnya, pengalaman mengajar di luar negeri tidak hanya memberikan manfaat bagi individu alumni, tetapi juga memperkuat reputasi UMP sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong internasionalisasi pendidikan.
 
Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UMP, Condro Nur Alim, Ph.D., menyampaikan bahwa program pengajaran internasional merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama global yang terus dikembangkan oleh UMP.
 
“Program ini memberikan kesempatan bagi alumni untuk memperoleh pengalaman profesional di lingkungan internasional sekaligus memperluas jejaring akademik dan budaya. Kami berharap Hanifah dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjadi representasi positif UMP di Thailand Selatan,” ujarnya.
 
Condro juga mengingatkan pentingnya kesiapan dalam menghadapi perbedaan budaya dan lingkungan kerja selama menjalani program di luar negeri.
 
“Jangan kaget dengan perbedaan culture. Manfaatkan segala sesuatu termasuk fasilitas yang ada dan bangun komunikasi yang baik dengan lingkungan tempat bertugas,” tambahnya.
 
Sementara itu, Hanifah Nur Azizah mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengajar di Thailand Selatan. Menurutnya, program tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kompetensi sebagai pendidik sekaligus memperluas wawasan internasional.
 
“Kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya berharap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah tempat saya mengajar, belajar dari lingkungan yang baru, serta membawa nama baik UMP di tingkat internasional,” tuturnya.
 
Melalui program ini, UMP berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni yang memperoleh pengalaman internasional sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memperkuat eksistensi universitas dalam jejaring pendidikan global. (Rfm/Chy)
Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait