Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Mahasiswa Farmasi 'Ciptakan' Weepaya

We are never getting acnes with Weepaya – Weepaya merupakan inovasi produk sabun cair wajah yang dibuat oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Penelitian ini diketuai oleh Iqbal Kurniawan (2014) dan dianggotai oleh Putri Mayasari Hidayat (2013), Rusli Triawan (2013), Alfathir Dimas Sutansyah (2015), dan Januar Wibawa Putra (2015). Nama weepaya merupakan singkatan dari “wee” diambil dari kata wiji atau dalam bahasa indonesia berarti biji, dan “paya” diambil dari kata pepaya. Sehingga nama weepaya memiliki arti biji pepaya. Pemilihan biji pepaya  dalam inovasi produk ini didasari oleh data dari Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian yang mengestimasikan bahwa limbah biji pepaya pada tahun 2013 mencapai 871.257 ton. Dari data tersebut, dengan memanfaatan biji pepaya dalam produk ini diharapkan dapat mengurangi jumlah limbah biji pepaya dan juga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari biji pepaya.

Tingginya prevalensi remaja dan dewasa muda mengalami permasalahan jerawat mendorong banyak produsen kosmetik untuk memproduksi produknya yang berguna sebagai antijerawat. Hal tersebut merupakan salah satu peluang usaha besar yang menjajikan, terbukti dari banyaknya produk-produk kosmetik antijerawat yang saat ini beredar di masyarakat. Namun disisi lain, keadaan seperti ini juga dimanfaatkan oleh produsen-produsen ”nakal” yang tidak bertanggung jawab dari efek samping produk yang dihasilkan dan hanya memikirkan sebuah keuntungan belaka. Seperti yang dilaporkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Pada Tahun 2015 sampai dengan Triwulan I melaporkan bahwa 68,75% produk kosmetik yang beredar di Indonesia telah memenuhi syarat dan 31,25% produk kosmetik yang beredar di Indonesia tidak memenuhi syarat. Produk yang tidak memenuhi syarat dikarenakan mengandung cemaran mikroba melebihi batas atau mengandung bahan-bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, resornisol, pewarna merah K3, K10 dan pewarna jingga K1. “Weepaya yang telah teruji dapat melawan bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis sebagai bakteri penyebab jerawat, pada penelitian kali ini akan diuji apakah produk weepaya ini memiliki keamanan produk tanpa memberikan efek samping sehingga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat” tutur ketua tim penelitian.

 

Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto selama 5 bulan yang dimulai dari bulan maret 2017. Hingga saat ini tim penelitian masih melakukan satu uji keamanan produk untuk melihat apakah produk weepaya aman terhadap ibu hamil dan tidak menyebabkan cacat pada janin. Namun, walaupun tim masih dalam proses penelitian, tim sudah dapat melaporkan bahwa produk weepaya memiliki keamanan produk karena tidak menyebabkan kulit sensitif, tidak menyebabkan kematian dan keracunan pada kulit, serta tidak menyebabkan iritasi kulit yang parah. Harapan tim untuk prospek produk weepaya kedepannya yaitu produk ini dapat di hak patenkan dan dapat didaftarkan ke BPOM untuk memiliki izin edar, serta diharapkan dapat dipasarkan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari produk weepaya ini.

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239