Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Tingkatkan Mutu, FIKES UMP Uji Kompetensi Calon Perawat

Dalam rangka meningkatkan mutu tenaga kesehatan terutama tenaga keperawatan di Indonesia, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto bekerja sama dengan Kemenristek-dikti mengadakan tes uji keperawatan bertajuk, Uji Kompetensi Nasional Diploma III Keperawatan. Acara yang  bertempat di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ini berlangsung selama dua hari, berakhir Sabtu (18/3) lalu.

 

 

Sebanyak 183 peserta mengikuti uji kompetensi tersebut. Mereka berasal dari berbagai Pendidikan Tinggi (PT), antara lain Fakultas Ilmu Kesehatan (UMP), STIKES Harapan Bangsa Purwokerto, STIKES Muhammadiyah Gombong, AKPER Serulingmas Cilacap, AKPER Yakpermas Purwokerto, STIKES Al-Irsyad Cilacap, dan Universitas Sains Al-Qur’an ( UNSIQ) Wonosobo.

 

Acara ini di tujukan bagi para tenaga kesehatan yang baru saja selesai menempuh pendidikan dan reteker, reteker sendiri yaitu peserta yang belum lulus pada uji kompetensi sebelumnya namun diberikan kesempatan untuk mengikuti uji kompetensi kembali.

 

Penanggung acara, Agus Santosa, S.Kep, M.Kep menjelaskan, acara yang dilakukan dua kali dalam setahun itu, bermanfaat untuk melengkapi persyaratan menjadi tenaga kesehatan yang profesional, “Jika tidak lulus dalam uji kompetensi ini, maka mereka tidak dapat mengurus Surat Tanda Registrasi (STR) untuk profesi perawat. Bidan dan apoteker karena apabila tidak mendapatkan STR maka mereka akan sulit untuk bisa bekerja dirumah sakit, klinik maupun puskesmas karena belum bisa mengurus surat perizinan” ungkap Agus.

 

Materi yang diujikan dalam uji kompetensi ini untuk keperawatan DIII meliputi medical bedah, gawat daruratan, keperawatan anak, keperawatan maternitas dan keperawatan keluarga. Tidak ada ujian praktek dalam uji kompetensi tersebut, namun semua soal yang diujikan berupa soal aplikatif yang kerap terjadi di rumah sakit.

 

"Peserta diberi waktu 180 menit untuk dapat menyelesaikan 180 butir soal dan diawasi secara langsung oleh para pengawas yang berasal dari tiap institusi peserta uji kompetensi ini, dan untuk hasilnya bisa diketahui tiga bulan setelah pelaksanaan. Peserta akan dinyatakan lulus apabila mampu mencapai batas nilai minimal yaitu 60, jika belum bisa mencapai hasil tersebut maka peserta dapat mengulang uji kompetensi ini pada uji kompetensi berikutnya. Nilai tersebut adalah sesuai dengan nilai standar nasional dari ristek dikti," pungkas Agus. (FQH)

 

 

Editor  : Guntur Wibowo

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239