Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Utamakan Konsep “The Right Man in The Right Place”, UMP Rekrut 19 Tenaga Baru

Kemajuan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berjalan seiring dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni. Salah satu upaya yang dilakukan untuk tercapainya ketersediaan tersebut melalui pengadaan perekrutan tenaga baru tiap tahun. Tercatat, selama 5 tahun terakhir, tiap tahunnya UMP hampir selalu membuka 2 kali perekrutan yaitu di bulan Januari dan Juli. Menurut Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Drs. Joko Purwanto, Msi, perekrutan dimaksudkan untuk mempercepat kemajuan UMP. Selain itu, melalui perekrutan dengan sistem seleksi ketat, UMP bisa mendapatkan tenaga baru profesional yaitu SDM yang memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang kerjanya. “Kita mengedepankan konsep the right man in the right place. Tempatkan orang sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikannya,” kata Joko.

 

Dari ratusan kandidat di perekrutan Januari lalu, terdapat 19 calon pegawai akademik dan non akademik yang telah lolos seleksi. Sebelum mulai bekerja UMP mewajibkan mereka mengikuti orientasi calon pegawai yang akan dilakukan 3 hari, dari tanggal 2 hingga 4 Februari. Kepala Biro Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BSDM), Johan Haryanto, SE mengatakan, melalui orientasi ini maka pegawai baru dapat terlebih dahulu menyamakan persepsinya terhadap UMP. Johan menuturkan ada beberapa hal yang wajib mereka ketahui, mulai dari sejarah UMP, komitmen pegawai dan ke-Muhammadiyahan. Senada dengan Johan, Bendahara Badan Pembina Harian (BPH), H. Muchaer mengatakan, ada 3 hal yang harus diketahui oleh pegawai baru. Pertama, pegawai baru harus terlebih dahulu menyamakan visi dan misinya demi kemajuan UMP. Kedua, pegawai baru harus mengerti Muhammadiyah. Ketiga, pegawai baru harus memahami siapa pendiri Muhammadiyah serta mengapa harus mendirikan Muhammadiyah.  

 

Terpisah, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH di hadapan calon pegawai yang sedang mengikuti orientasi mengharapkan, energi baru UMP yang telah lolos proses seleksi ini dapat bekerja sama dengan baik. Rektor meyakini, kesolidan antar pekerja menjadi salah satu kunci kemajuan UMP. Rektor juga memaparkan perkembangan Muhammadiyah. Terbaru, Muhammadiyah sedang mendirikan perguruan tinggi di Malaysia. Semangat Muhammadiyah untuk melakukan syiar dalam bidang pendidikan tidak diragukan lagi.  Tercatat, saat ini Muhammadiyah sudah memiliki 179 perguruan tinggi.

 

Mengenai UMP sendiri, rektor menerangkan, ada kemajuan yang cukup pesat. Salah satu indikatornya adanya kenaikan mahasiswa. “Dulu, ketika saya bergabung mahasiswanya sekitar 800 lebih. Namun kini tercatat lebih dari 12.000 mahasiswa aktif. Kami bersyukur dengan hal itu,” tuturnya. Rektor juga menjelaskan, UMP mempunyai master plan yang sedang berjalan yaitu di kampus II akan didirikan gedung setinggi 13 lantai. Rencananya gedung tersebut digunakan untuk perkuliahan sejumlah fakultas yang bersanding dengan pendirian rumah sakit. Mengenai pemilihan lokasi di kampus 2, rektor mengungkapkan, “Kita ingin orang yang datang ke Purwokerto dari arah masuk Sokaraja langsung bisa melihat kampus UMP. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan pembangunannya,” kata rektor.

 

Di akhir sambutan, rektor berpesan kepada calon pegawai agar dapat bekerja dengan optimal, karena UMP memiliki perhatian yang besar bagi pegawainya. Misal, dalam hal kesejahteraan UMP selalu berusaha lebih baik. Terakhir, UMP sudah menyamakan gaji pegawai seperti PNS, bahkan untuk tunjangan pensiun nilainya bisa lebih. Oleh karenanya rektor ingin semua pegawai dapat terus berpikir untuk bekerja memajukan UMP. “Silahkan bapak ibu buat UMP jadi lebih maju. Karena yang akan meneruskan UMP ini adalah bapak ibu semua,” pesannya. (Pra)

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239