Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Kembangkan Kedokteran Herbal, FK UMP Kunjungi BP2TOOT

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP) bertekad menjadi pelopor pengembangan kedokteran herbal di Indonesia.  Berbagai upaya yang mengarah pada hal itu senantiasa dioptimalkan dengan baik. Salah satu upaya tersebut dengan mengunjungi sentra pengolahan obat herbal dan budidaya herbal Indonesia yang ada di Tawangmangu, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (BP2TOOT), Rabu, pekan lalu. BP2TOOT sendiri merupakan badan yang di naungi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

  

 

Dalam kunjungannya, FK UMP mengikuti berbagai aktifitas yang ada di BP2TOOT,  seperti pembibitan tanaman obat, pengelolaan, hingga panen hasil. FK UMP  juga mengunjungi laboratorium yang meneliti khasiat dari berbagai macam tanaman obat yang ada di Indonesia. Mahasiswa diperlihatkan bagaimana prosesnya, mulai dari pemanfaatan buah, kulit, batang atau akar hingga menjadi tanaman obat. Hal yang ditekankan oleh BP2TOOT adalah tidak semua bagian tanaman obat dapat dijadikan obat, contohnya, kayu manis yang hanya diambil batangnya. Jadi salah satu peran BP2TOOT adalah meneliti jenis tanaman obat dan kandungannya. Selain sebagai badan penelitan, BP2TOOT sendiri juga memiliki klinik herbal.

 

 

FK UMP bertemu langsung dengan kepala BP2TOOT Dra. Lucie Widowati, MSi, Apt. Selain  kunjungan ilmiah, FK UMP yang di pimpin oleh Dekan, dr. Mambodiyanto, SH, MMR juga membicarakan peluang jalinan kerjasama yang akan terjalin antara keduanya. Dekan menjelaskan, salah satu poin kerjasama yang akan dilakukan adalah pelaksanaan Coass (Co-Assistant) Profesi Dokter FK UMP yang akan bertempat di Tawangmangu untuk melaksanakan stase jamu (herbal) selama 5 minggu.

 

 

Dekan memastikan FK UMP memiliki komitmen tinggi untuk mengembangkan kedokteran herbal di Indonesia. Menurut dekan, salah satu alasan mengapa kedokteran herbal harus dikembangkan, karena besarnya potensi sumber daya alam yang ada. “Indonesia memiliki tanah subur dan tumbuhan yang berkhasiat bagi kesehatan. Dengan kondisi itu, jika Indonesia tidak mengembangkannya, maka pengobatan herbal akan dikuasai negara lain, padahal, bahan bakunya berasal dari Indonesia,” pungkasnya. Setelah BP2TOOT, FK UMP juga mengunjungi salah satu sentra produksi tanaman herbal di Indonesia, PT. Sido muncul. (Den/Pra)

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239