Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Paparkan 3 Prinsip Pramuka, Pembina RAD UMP Jadi Pembicara di Bandung

Pembina Pramuka Unit Kegiatan Mahasiswa Racana Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UKM RAD UMP), Efi Miftah Faridli, MPd diundang menjadi pembicara dalam kemah bakti pramuka yang diselenggarakan oleh UKM Pramuka Universitas Pasundan, Bandung, Jawa Barat, pekan lalu. Ini bukan kali pertama Efi menjadi pembicara dalam ajang yang sama. Dalam beberapa waktu sebelumya Efi juga sudah malang melintang membesarkan nama RAD UMP dengan menjadi pembicara di bukan hanya tingkat lokal tetapi juga nasional.

 

Bagi Efi, pramuka sudah menjadi bagian penting dalam hidupnya. Total, ia telah memiliki karir kepramukaan selama 24 tahun. Efi yang juga Kepala Program Studi Pendidikan Pkn UMP ini mengatakan bahwa jika pramuka sudah sangat melekat dalam dirinya, tahap demi tahapnya ia tekuni dengan disiplin tinggi. Efi merasa bangga bisa menjadi bagian dari organisasi kepanduan ini. Dengan kompetensinya tersebut, Efi ingin dapat semakin membesarkan prestasi RAD UMP di kancah pramuka nasional, atau bahkan internasional.

 

Berkaitan dengan kemah bakti Universitas Pasundan yang berlokasi di Desa Leuwiliang Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, selain mengenalkan tentang keberadaan RAD Ahmad Dahlan di UMP, Efi lebih banyak menjelaskan tentang perilaku hidup bersih dan sehat dari anggota pramuka. Untuk menciptakan hal tersebut, Efi menekankan agar anggota pramuka dapat menerapkan 3 prinsip yaitu bina diri, bina satuan dan bina masyarakat. Ketiganya penting sebagai karakteristik mendasar yang menjadi ciri dari anggota pramuka. “Ketiganya juga merupakan modal bagi anggota pramuka dalam bermasyarakat. Jadi dalam setiap kegiatannya, anggota pramuka juga harus mampu terjun ke masyarakat,” katanya. Selain itu, melalui kemah bakti ini, Efi juga menyisipkan pesan-pesan dari program pemerintah seperti sosialisasi anti korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kabupaten Sumedang dan anti narkoba dari Badan Nasional Narkotika (BNN) kabupaten Sumedang.

  

Di ruang lingkup UMP, Efi ingin lebih mengoptimalkan gerakan RAD berbasis kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan pertumbuhan anggota yang lebih dari 500 orang, Efi yakin RAD UMP dapat lebih menggaungkan namanya di kancah nasional. Efi juga mendorong agar gerakan kepramukaan tidak dilupakan oleh generasi muda. Menurutnya, pramuka dapat membangkitkan rasa nasionalisme yang tinggi bagi pemuda pemudi Indonesia. Melalui gerakan pramuka juga dapat membentuk pribadi beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat terhadap hukum, dan disiplin. Selain itu juga pribadi yang menjunjung tinggi nilai keluhuran bangsa Indonesia, serta memiliki dan menguasai kecakapan hidup,” tambahnya.

  

Efi meyakinkan, dengan gambaran tersebut, pramuka juga berperan penting dalam mencetak kader bangsa yang menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengamalkan Pancasila, dan melestarikan lingkungan hidup. “Harapan saya RAD UMP dapat berkegiatan kepramukaan yang lebih luas lagi. Jangan seperti katak dalam tempurung, kembangkan bakat keluar, pelajari semuanya, sehingga bermanfaat untuk diri sendiri dan masyarakat,” tuturnya. (Bgn/Pra)

 

 

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239