Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

UMP Waspadai Kebangkitan Komunis Di Indonesia!

Ada yang berbeda dari silaturahim dan pengajian bulanan yang diadakan Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (LPPI UMP). Hal itu terlihat dari tema yang diangkat dalam pengajian kali ini yaitu “Mewaspadai Kebangkitan Komunis di Indonesia”. LPPI mendatangkan Kasdim 0701 Banyumas, Mayor Inf. Amir Maruf, Sabtu (14/1).  

 

 

Di hadapan civitas akademika UMP, Amir meyakinkan bahwa TNI sangat solid, tidak memberikan ruang bagi komunis di TNI, begitu pula di Indonesia. Hal itu sesuai dengan keberadaan Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966. Dalam paparannya Amir banyak menceritakan tentang sejarah komunis di Indonesia. Salah satunya adalah bagaimana komunis mengambil keuntungan dari perjuangan Indonesia. Ketika pejuang Indonesia sedang melawan Belanda dan Jepang, komunis justru menelikung, mencoba mendirikan negara komunis di Jawa Timur. Adapun dengan kondisi yang ada sekarang, Amir melihat,  sudah mulai ada simbol komunis yang bereda di masyarakat. Oleh karena itu Amir mendorong agar masyarakat dapat berperan aktif melaporkan pada pihak berwajib jika melihat ada hal yang berbau komunis.  

 

Terpisah, Guru Besar UMP, Prof. Dr. Tukiran Taniredja, M.M menegaskan agar komunis tidak mendapatkan ruang di Indonesia. Menurutnya, ada 2 golongan yang menjadi target komunis yaitu ulama dan TNI, khususnya Angkatan Darat (AD). Menurut Tukiran, target tersebut sudah ada sejak dulu ketika tahun 1948 PKI menohok Indonesia kemudian dilanjutkan pada 1965 yang akhirnya berhasil digagalkan.  Tukiran ingin pemutaran film G30 S PKI kembali ditayangkan.

 

 

Senada dengan Tukiran, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadir Irsyad, MH, juga menyuarakan pentingnya pemutaran film tersebut. “Generasi muda sekarang banyak yang tidak tahu bagaimana PKI di Indonesia,” katanya. Padahal generasi ini menjadi salah satu target penanaman ideologi tersebut. Dengan banyaknya akses informasi yang beredar di masyarakat, rektor mengajak kepada civitas akademika agar dapat lebih memberikan perhatian khusus pada hal tersebut. Menanggapi pernyataan rektor dan guru besar UMP, Amir mengakui bahwa mengenai penayangan film G30 S PKI, memang banyak sekali orang yang menyuarakan agar film ini kembali ditayangkan. Hal itu dikarenakan agar tidak ada bagian sejarah yang hilang. Di akhir pembicaraan, Amir mengajak masyarakat untuk juga mewaspadai kedatangan tenaga kerja asing dari negara komunis. 

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239