Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

UMP Peringati Milad Muhammadiyah Ke-107

Peringatan milad Muhammadiyah menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed bukan hanya sebatas seremoni, melainkan juga pembentukan kesepemahaman bersama tentang harapan Muhammadiyah di masa depan yaitu menjadi pionir sekaligus imam gerakan Islam. Hal itu diungkapkan oleh Mu’ti ketika memberikan pidato milad Muhammadiyah ke 107 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Sabtu (19/11).

 

Mu’ti mengungkapkan, sekarang, Muhammadiyah bukan lagi pemimpin Islam di Indonesia, melainkan sudah menjadi pemimpin Islam di dunia. Hal itu ditandai dengan semakin banyaknya cabang Muhammadiyah di belahan negara lain seperti Turki, Tunisia, terbaru di China dan lainnya. Menurutnya, pesatnya perkembangan ini disebabkan karena Muhammadiyah merupakan kelompok orang cerdas yang memiliki banyak ide, gagasan, dan inovasi untuk menjadi referensi kebijakan umat muslim dunia. Lebih lanjut Mu’ti menerangkan, ada tiga harapan besar yang disandarkan pada organisasi Muhammadiyah untuk terus berkiprah di masa depan yaitu feeding, schooling dan healing. Mu’ti mengajak seluruh insan Muhammadiyah agar senantiasa meningkatkan kompetensinya, menjawab tantangan jaman yang sesuai dengan tema milad kali ini yaitu “Membangun Karakter Indonesia Berkemajuan”. Mu’ti juga mengapresiasi perkembangan pesat UMP yang mesikpun tidak berada di ibukota provinsi, namun kemajuannya terdengar hingga ke ibukota, “UMP sekarang sudah berkembang pesat, dari yang dulu bernama IKIP sampai sekarang menjadi Uuniversitas dan kami sangat mengapresiasi itu,” katanya.

 

Senada dengan Mu’ti, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H menuturkan bahwa Muhammadiyah telah berkembang pesat. Rektor ingat betul bagaimana pertumbuhan organisasi Muhamamdiyah mulaid ari ranting, cabang, daerah, wilayah hingga ke luar negeri. Selaku pimpinan UMP, rektor berharap pada milad Muhammadiyah ke-107 ini, UMP sebagai salah satu dari 179 perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia dapat ikut melakukan langkah-langkah yang diprogramkan PP Muhammadiyah untuk Indonesia berkemajuan. Rektor optimis perkembangan UMP dapat menyesuaikan kemajuan Muhammadiyah, salah satu tolak ukurnya adalah, kini, UMP telah berubah menjadi universitas yang diperhitungkan bukan hanya orang Indonesia tetapi juga luar negeri. “Ini adalah salah satu program unggulan UMP. Internasionalisasi UMP bukan hal yang tidak bisa tercapai,” tandasnya mantap.

 

Terpisah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyumas, H. Ibnu Hasan, S.Ag, M.S.I mengartikan 18 November itu bukan hanya sebatas Milad saja. Di usia ke 107 tahun semua warga Muhammadiyah seharusnya dapat semakin memperjuangkan ideology Al Islam yang sebenar-benarnya sampai akhir hayat. “Ini harus menjadi ajang intropeksi untuk kita semua. Kemajuan Muhammadiyah adalah tanggung jawab bersama,” katanya. Ibnu juga menjelaskan, kemajuan Muhamamdiyah di Kabupaten Banyumas berjalan seiring dengan pusat, hal itu  bisa dilihat dari perkembangan organisasi dan AUM. Sampai saat ini PDM Banyumas telah memiliki 29 cabang dari 27 kecamatan, 240 ranting dari 331 desa kelurahan, lebih dari 100 TK dan PAUD, 90 sekolah Muhammadiyah, 1 rumah sakit serta beberapa klinik muhammadiyah, 9 panti asuhan muhammadiyah dan berbagai amal lainnya. “Tidak ketinggalan juga kita mempunyai 3 perguruan tinggi muhammadiyah yang menjadi ikip muhammadiyah, IAIN  dan AKPER gabung menjadi satu yaitu UMP,” terangnya. Ibnu memastikan, PDM Kabupaten Banyumas ikhlas memperjuangkan Muhammadiyah, hal itu dilakukan karena Muhammadiyah sendiri memperjuangkan Islam dan memberikan manfaat pada masyarakat. “Kami (Muhammadiyah) siap bermitra membangun masyarakat yang lebih baik,” tuturnya.

  

Peringatan Milad Muhammadiyah ke 107 ini juga mendapatkan apresiasi yang baik dari Bupati Banyumas, Ir. H. Achmad Husein. Melalui Ir. Didi Rudwianto, SH, MSi Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Bupati mengucapkan selamat milad Muhammadiyah ke 107, “semoga kita semua warga banyumas bisa menyamakan pemikiran, tindakan, serta harapan bukan hanya kemajuan banyumas, tetapi untuk kemajuan bangsa Indonesia,” pesannya. Bupati ingin menjadikan momen ini sebagai salah satu momentum untuk ucap syukur, mengevaluasi kinerja dan meningkatkan kontribusi lebih besar kepada masyarakat. Usai pidato milad, acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding antara UMP dengan Telkomsel dan Banyumas TV. (Pra)

 

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239