Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

Jelang Tugas Di Rumah Sakit, 250 Mahasiswa UMP Ucapkan Sumpah Janji

Selasa (1/11), Sebanyak 250 civitas Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FIKES UMP) yang terdiri dari 176 mahasiswa S1 Keperawatan dan 74 mahasiswa D3 keperawatan di ambil sumpahnya oleh dekan. Selain civitas akademika UMP, prosesi ini juga disaksikan oleh Dinas Kesehatan, PPNI Kabupaten Banyumas, rumah sakit, dan stake holder lainnya. Bagi mahasiswa keperawatan, ucap adalah salah satu kewajiban yang harus diikuti sebelum melaksanakan tugas praktek di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya.

 

Dekan FIKES UMP, Drs. Ikhsan Muhajid, M.Si, mengajak mahasiswa agar meresapi makna sumpah yang telah diucapkan. Menurutnya, di dalam sumpah tersebut mengandung tanggung jawab kemanusiaan yang berkaitan langsung dengan tugasnya. Oleh karenanya Ikhsan mengajak mahasiswa tetap memprioritaskan pelayanan dengan hati. “Meskipun kadang kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan harapan. Namun kita harus tetap mengedepankan kemanusiaan,” katanya.  Ikhsan menuturkan bahwa FIKES sangat mendukung master plan UMP yaitu “semakin mendunia”. Hal itu bisa dilihat dari iklim akademik di FIKES yang semakin terasa nuansa internasionalnya. Ia mencontohkan beberapa upaya internasionalisasi yang dilakukannya yaitu mengirim 4 orang tenaga pengajar keperawatan berangkat ke Cebu, Filipina untuk ikut seminar internasional dan 2 mahasiswa ikut oral presentation. Demikian juga dengan prodi kebidanan yang dalam waktu dekat ini 3 tenaga pengajarnya akan berangkat ke University Brunei Darussalam untuk seminar internasional. “Itulah yang menjadi bukti bahwa FIKS UMP mendukung universitas untuk semakin mendunia,” pungkasnya.

 

Masih menurut Ikhsan, perkembangan iklim internasional yang ada di FIKES juga harus berjalan seiring dengan kompetensi mahasiswa. Oleh karena itu FIKES akan mendorong mahasiswanya untuk memiliki kompetensi handal dan profesional. Salah satu caranya adalah memanfaatkan praktek lapangan dengan baik, “Semangat dan totalitas kalian dalam praktek akan mendukung terbentuknya tenaga keperawatan yang tadi saya ucapkan. Ingat,  hanya orang yang menang kompetisi yang bisa berjaya. Saya yakin kalian bisa jadi pemenangnya,” tandasnya mantap.

 

Senada dengan Ikhsan, Wakil Ketua 1 Badan Pembina Harian (BPH), Drs. Ahmad Kifni ingin mahasiswa UMP dapat bekerja lebih baik dibandingkan lainnya. Hal itu dikarenakan keberadaan UMP sebagai perguruan tinggi Islam sudah seharusnya memiliki ciri nilai ke-Islaman yang lebih menonjol. Kifni mencontohkan praktek nilai ke-Islaman adalah menerapkan bahwa bekerja itu adalah ibadah. Bersamaan dengan itu, mahasiswa juga harus melaksanakan tugas dengan tuntas, ikhlas dan cerdas. “Jangan sampai terdengar berita yang tidak enak tentang mahasiswa UMP,” kata Kifni.

 

Terpisah, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH mengatakan pada mahasiswa agar dapat melaksanakan berbagai program akademik yang ada dengan baik, salah satunya adalah praktek lapangan bagi mahasiswa kesehatan. Rektor memastikan, apa yang mahasiswa dapatkan di UMP tidak tertinggal dengan perguruan tinggi lain yang ada di kota besar. Bahkan dengan adanya master plan UMP  semakin mendunia, ini akan mendorong segenap civitas akademikanya untuk selalu mempersiapkan diri. “Manfaatkan sebaik mungkin sistem pembelajaran yang ada di UMP, kita konsisten untuk menciptakan generasi unggul, modern dan Islami,” kata rektor.

 

Rektor juga mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai oleh FIKES. Selain dari aspek pertambahan jumlah mahasiswa, FIKES memiliki potensi besar lainnya untuk semakin maju. Rektor mengatakan, salah satu upaya UMP merespon kemajuan yang telah dicapai adalah dengan penambahan sarana prasarana yang memadai bagi mahasiswa. “Insya Allah tahun depan bukan hanya ada D3 kebidanan tetapi juga S1 kebidanan,” jelasnya. Selain itu, animo masyarakat yang begitu besar untuk kuliah di UMP akan didukung dengan rencana pembangunan kampus 2 menjadi lebh megah lagi. “Nanti di kampus 2 akan berkumpul fakultas yang berkaitan dengan kesehatan, akan berdiri gedung berlantai 7. Master plan kita menyiapkan anggaran sampai 286 miliar. Kita juga merencanakan pendirian rumah sakit berlantai 13. Insya Allah pada saatnya nanti UMP akan semakin berkembang,” kata rektor.

 

 

Di hadapan mahasiswa, Rektor meyakinkan, meskipun UMP berada di kabupaten, jauh dari kota besar, tetapi dengan inovasi IT yang telah dikembangkan membuat UMP semakin dikenal. Tercatat, sampai dengan saat ini latar belakang wilayah mahasiswa UMP bukan hanya dari Jawa Tengah dan sekitarnya tetapi juga sudah ada yang berasal dari Papua, Maluku Utara, Maumere dan provinsi lainnya.  (Pra)

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239