Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

RISTEK DIKTI Resmikan 4 Unggulan Penelitian UMP Berpotensi Paten

Jumat (21/10), Direktorat Jenderal Penguatan Riset Dan Pengembangan Kementrian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, Dr. Ir. Muhammad Dimyati, M.Sc, resmikan Pusat Unggulan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Peresmian disaksikan langsung oleh Bupati Banyumas, majelis dikti PP Muhammdiyah dan Coordinator Coconout Genetic Network (Cogent) Bioversity International.

 

Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH menjelaskan, pusat unggulan ini adalah salah satu inovasi UMP dalam menghasilkan riset dan teknologi yang dapat dimanfaatkan masyarakat ataupun pemerintah. Rektor menegaskan, UMP memiliki komitmen tinggi untuk melakukan pengembangan riset yang dapat menghasilkan produk iptek. UMP sendiri senantiasa mendorong tenaga pengajar agar tidak hanya mengajar tetapi juga melakukan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat. “UMP akan lebih maju di waktu mendatang. Mudah-mudahan apa yang menjadi pemikiran kita bersama juga memperoleh kemajuan bersama,” tuturnya.

 

Ada 4 produk penelitian yang menjadi unggulan UMP dalam peresmian ini yaitu pusat penelitian kelapa kopyor (Sisunandar PhD), kanker-stem cell (Dr. Nunuk Aries Nurulita, MSi, Apt), polimer hidrogel (Haryanto PhD) dan pusat pengembangan multi media pembelajaran (tim pengajar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMP). 4 pusat unggulan tersebut mendapatkan respon positif dari Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti, Dr. Ir. Muhammad Dimyati, M.Sc. Menurutnya, penemuan UMP ini akan memicu dan memacu peneliti lain untuk mengembangkan inovasi baru. Dimyati meyakinkan, keberadaan pusat unggulan ini merupakan kesempatan untuk mengubah pemikiran masyarakat agar dapat lebih memilih menggunakan produk dalam negeri untuk kemajuan bangsa. “Semoga penemuan ini bermanfaat dan memberikan semangat untuk anak bangsa," pesannya.

 

Senada dengan Dimyati, Bupati Banyumas, Ir. H. Ahmad Husein mengatakan, apa yang telah dilakukan UMP adalah sesuatu yang luar biasa. Pusat unggulan ini merupakan terobosan baru yang inovatif. Husein mendorong kepada semua masyarakat agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. “Kita bekerja sama melindungi hak cipta atau hak penemuan ini agar tidak dicuri pihak lain. Penemuan yang dilakukan oleh teman-teman di UMP merupakan penemuan yang luar biasa di daerah Banyumas,” tandasnya.

 

Terpisah, Coordinator Coconout Genetic Network (Cogent) Bioversity International, Dr. Alexia Prades, lebih menitikberatkan perhatiannya pada peneliatian kelapa kopyor. Ia memastikan, penemuan kelapa kopyor ini merupakan penemuan baru yang tidak ada ditempat lain bahkan diplanet lain. Alexia memberikan apresiasi pada Sisunandar PhD yang telah mengembangkan kelapa kopyor. Menurutnya ini bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan produksi kelapa kopyor di Indonesia, menjawab respon pasar yang peminatnya semakin tinggi.

 

Berkaitan dengan pengembangan  di masa mendatang, usai peresmian, Dirjen Penguatan Riset Dan Pengembangan Kementrian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi adakan diskusi dengan jajaran dosen UMP. Diskusi tersebut membahas lebih lanjut tentang peluang inovasi riset dan pengembangan yang dapat menjadi komoditas nasional. Salah satu hal yang ditekankannya, pusat unggulan harus bisa menguasai teknologi dari hulu ke hilir. Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kerjasama dan AIK UMP, Dr. Ns. Jebul Suroso, MKep, merespon positif hal tersebut. Ia memastikan ke depannya UMP akan makin produktif menghasilkan produk yang berpotensi paten. "Kita akan siapkan industrialisasi hasil paten bersama dengan pemerintah dan pelaku industri, dalam dan luar negeri. Ke depan, UMP tidak hanya riset, tetapi juga akan kembangkan industri dan segala segi entrepreneurship lainnya," pungkasnya. (Pra) 

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239