Error
  • JLIB_DATABASE_ERROR_FUNCTION_FAILED

LPPI UMP Ajak Masyarakat Jauhi Dukun

Ajaran Islam memuat berbagai kajian mengenai problematika hidup. Ketika seorang manusia dilanda musibah, Islam mengajarkan agar kembali pada Al Quran dan Hadis sebagai solusinya. Inilah pesan yang ditekankan oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan, Kerjasama dan AIK Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Ns. Jebul Suroso, MKep ketika membuka acara Terapi Alqur'an: Pelatihan, Terapi dan Konsultasi Ruqyah bersama Ustadz Muhammad Faizar H (Narasumber Ruqyah Khazanah Trans7), Sabtu (9/4).

 

Pelatihan ini bukan pertama kainya diadakan di UMP. Hampir rutin tiap tahunnya Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) UMP bekerja sama dengan Trans 7 menghelat acara yang sama. Menurut Itsna Nurahma Mildaeni SEI, MA, staf LPPI UMP, pelatihan ini diadakan untuk memasyaratkan ruqyah di kalangan umat Islam. Menurutnya, Ruqyah sebenarnya bukan hal baru bagi umat Islam, telah ada sejak jaman dulu. Di jaman Rasulullah SAW telah banyak metode pengobatan medis ataupun non medis yang berkembang atas dasar Al Quran dan hadis, salah satunya adalah ruqyah. Itsna berharap, melalui pelatihan ini masyarakat bisa lebih mengenal ruqyah serta membedakannya, mana ruqyah yang sesuai syar’i dan mana ruqyah yang masuk dalam kategori praktek menyimpang.

 

Terpisah, praktisi Ruqyah Sar’iyaah, Ustadz M. Faizar Hidayatullah Lc menyampaikan bahwa islam memiliki banyak solusi untuk mengobati penyakit rohani yang tak mampu disembuhkan dengan medis seperti sihir dan santet. Namun selama ini solusi tersebut belum tersosialisasikan sehingga masih jarang umat islam mengetahuinya dan lebih memilih lari ke orang pintar (dukun). Padahal, tindakan tersebut adalah salah satu tanda bahwa yang bersangkutan telah mengorbankan akidahnya. Faizar meyakinkan, Allah SWT tidak mungkin menurunkan penyakit tanpa obatnya. “Salah satunya dengan ruqyahKedudukan al-quran sangat agungMampu sebagai obat penawar dan penghilang atas segala penyakit yang diderita manusia,” katanya.

 


Masih menurutnya, ruqyah dapat digunakan untuk 2 jenis penyakit, fisik dan psikis. Untuk penyakit fisik misalnya disengat kalajengking, kanker dan lain sebagainya. Sedangkan ruqyah untuk penyakit psikis misalnya seseorang yang memiliki gangguan jin, stres, gila, sihir, dan lainnya. Tidak hanya materi, Faizar juga mempraktekkan ruqyah bersama peserta  yang hampir mencapai 200 orang dari berbagai kalangan. (Pra)

 

 

Arsip Berita

Kontak Kami

 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Jl. Raya Dukuh Waluh, PO BOX 202

 Purwokerto 53182

Kembaran Banyumas

Telp : (0281) 636751, 630463, 634424

Fax  : (0281) 637239