Hikmah
JIKA DOA BELUM TERKABUL
Rabu 28 November 2018      Hikmah
JIKA DOA BELUM TERKABUL

Secara bahasa doa diratikan sebagai permohonan. Doa dimaksudkan permohonan kepada Allah yang disertai kerendahan hati untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Allah SWT juga berjanji untuk mengabulkan doa para hamba- Nya. Dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan bagimu." (QS. 40/Al-Mukmin: 60) "Dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya”. (QS. 42/Asy-Syura: 26).

Doa yang kita panjatkan harus dengan iklhas dan thadaru’ (berdoa dengan sepenuh hati). Dengan tadharu’ dapat menambah kemantapan jiwa, sehingga doa kepada Allah akan senantiasa dipanjatkan, baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah, dalam penderitaan maupun dalam kebahagiaan, dalam kesulitan maupun dalam kelapangan. Allah berfirman “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri (tadharu’) dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut akan tidak diterima dan penuh harapan untuk dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ar’af : 55-56).

Namun tidak memungkiri, kadang kalanya doa yang kita panjatkan tidak serta merta dikabulkan oleh Allah. Bagaimana kita harus menyikapinya bila doa kita belum dikabulkan?

Pertama, terkadang kita bertanya, mengapa doa kita tidak dikabulkan, bukankah Allah telah berjanji bahwa akan mengabulkan setiap doa hambanya? “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa, ketika dia berdoa kepada-Ku ….” (Q.S. Al-Baqarah:186). Suatu hal yang harus diyakini kita, firman Allah adalah benar, janji Allah benar, dan Dia tidak akan menyelisihi janji-Nya. Kita hanya harus meyakini ini, apa pun keadaannya. Yakin bahwa Allah Akan mengabulkan doa kita kapan dan dimana saja. Allah telah memberikan ijabah untuk doa kita, namun kita tahu bentuknya karena “respon baik” terhadap doa bentuknya bermacam-macam. Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud “doa” di atas adalah ‘ibadah’. Allah berjanji untuk mengabulkan ibadah hamba-Nya dengan memberikan pahala dari setiap ibadah yang diterima.

Kedua, kadang kita juga meyakini bahwa doa yang kita panjatkan adalah doa yang terbaik. Padahal, belum tentu hal itu baik untuknya, dalam pengetahuan Allah ta’ala. Karena itulah, terkadang, Allah menahan doa kita, karena hal itu lebih baik bagi kita, daripada Allah memberikan sesuatu yang kita inginkan. Allah berfirman,

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Bisa jadi, kalian membenci sesuatu, padahal itu baik bagi kalian. Terkadang pula, kalian mencintai sesuatu, padahal itu buruk bagi kalian. Allah mengetahui dan kalian tidak mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah:216)

Allah Maha Tahu apa yang kita butuhkan bukan hanya sekedar inginkan. Teruslah berprasangka baik dengan Allah.

Ketiga,jangan pernah putus asa dalam berdoa. Umumnya manusia menginginkan doanya cepat terkabul. Dia tidak sabar dengan keinginannya, sebisa mungkin, keinginannya bisa terwujud secara instan. Atau minimal, tidak menunggu waktu yang lama. Prinsip semacam ini memberikan dampak buruk ketika kita berdoa kemudian tidak kunjung dikabulkan. Biasanya, muncul rasa bosan dan putus asa. Padahal, perlu Anda tahu, putus asa merupakan salah satu sebab doa Anda tidak dikabulkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Doa kalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa. Dia mengatakan, ‘Saya telah lama berdoa, tetapi tidak kunjung dikabulkan.’” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Maka dari itu, marilah kita senantiasa memperbaiki diri kita, jangan pernah lelah dan berputus asa dalam berdo’a. tetap berprasangka baik terhadap Allah karena Allah bersama prasangka hamba-Nya. Semoga Allah senantiasa memberikan kasih saying-Nya kebada kita.

Ilustrasi Foto : duniawallpapermu.blogspot.com

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini