Fakultaria
SEMAR HMPS Sejarah Melestarikan Budaya Indonesia
Rabu 11 April 2018      Fakultaria
SEMAR HMPS Sejarah Melestarikan Budaya Indonesia

Dilatarbelakangi keinginan untuk melestarikan  budayadan merawat  sejarah, Himpunan Mahasiswa Program Studi Sejarah(HMPS) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)mengadakan Semarak Mahasiswa Raya (SEMAR). Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Pusat UMP pada 11 April 2018  mengngkat tema “Sejarah yang Berbudaya di Era Moder” . Turut terlibat mahasiswa Prodi Sejarahdan turut hadir  Dekan Fakultas Keguruan Ilmu Pnedidikan (FKIP) Drs. H. Pudiyono, M.Hum.

Fajar Janu Ketua Panitia menyampaikan bahwa yang menginisasi acara tersebut yakni bahwasanya  sejarah dan budayayang merupakanduahal yang tidak bisa dipisah terlebih lagi ditinggalkan.“Kami mengangkat tema Sejarah yang Berbudaya di Era Modern maksudnya kami ingin menyongsong sejarah dan budaya diera yang bisa dibilang semakin sulit untuk mempertahankan,” ungkapnya.

Fajar juga menyebutkan bahwa HMPS Sejarah memiliki niatuntuk melestarikan dan mempertahankanbudaya dan sejarah melalui kegiatan tersebut.

Lain halnya dengan Pudiyonoyang sangat mengapresiasi kegiatan SEMARyang diadakan oleh HMPS Sejarah.  Menurutnya mahasiswa memang dituntut untuk mengembangkan banyak kompetensi kehidupandankerja sama kreativitas. “Hal tersebut penting karena mulai wisuda angkatan 2013 kemarin seluruh mahasiswa akan dibekali dengan surat keterangan pendamping ijazah yang harus diiisi dengan kegiatan mahasiswa yang berhubungan dengan aktif dan kreatif, inilah salah satu kegiatan yang dimaksud didalamnya” pungkas Pudiyono,

Lebih lanjut ia berharap kegiatan positif selalu diselenggarakan oleh mahasiswa untuk menunjang karir akademiknya karena hal tersebut juga dibutuhkan salah satunya dengan menggelar kegiatan semar. “Saya berharap mudah mudahan dengan SEMAR kita senantiasa mengembangkan kiprah kesuksesan dengan kreativitas,” tutupnya.

Setelah pembukaan acara semar dilanjutkan dengan kompetisi Sketsa yang diikuti oleh masyarakat Banyumas dan sekitarnya, Tari Tradisional, Kenthongan, serta Kolaborasi yang akan diisi oleh budayawan yaitu Kang Titut, Kang Hadi, dan Kang Agung. (han/sls)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait