Fakultaria
FEB UMP Dorong Peneliti Publikasikan Karya di Jurnal Internasional
Senin 16 September 2019      Fakultaria
FEB UMP Dorong Peneliti Publikasikan Karya di Jurnal Internasional

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendorong para penelitinya mempublikasikan karyanya di berbagai jurnal internasional yang terindeks Scopus, baik dalam maupun luar negeri.

"Salah satu kebijakan yang diambil UMP adalah menerbitkan jurnal-jurnal berskala internasional, dan terindeks Scopus," kata Wakil Rektor IV  Bidang Riset, Inovasi, dan Sumber Daya Manusia Dr Anwar Ma’ruf ST MTdalam acara Workshop Penulisan Jurnal Scopusdi Ruang Sidang Rektorat UMP.

Dalam sambutannya, ia mengatakan Scopus adalah layanan database terbesar di dunia yang mengindeks publikasi di jurnal.

"Kegiatan riset di lingkungan perguruan tinggi tidak sekadar untuk memenuhi kewajiban dosen melaksanakan kegiatan penelitian," kata Senin (16/9).

Namun, kata dia, mereka juga didorong untuk mempublikasikan karyanya di jurnal internasional.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada FEB yang telah mengadakan kegitan ini, karena sangat membantu universitas untuk meningkatkan rangking UMP dalam Scopus. Saya berharap kegiatan ini ada outputnya agar para dosen benar-benar belajar dari DR. Jumintono bagaimana melahirkan jurnal-jurnal yang berkualitas dan mudah-mudahan setelah kegiatan ini dapat memotivasi para dosen untuk meningkatkan publikasi dan meningkatkan akreditasi UMP,” jelasnya.

Sebagai Dekan FEB Akhmad Darmawan SE MSi mengatakan, kegiatan workshop merupakan satu spirit dari FEB yang memiliki target dan posisi sekarang dokumen scopusnya ini 76 dari total dosen 400.

“Scopus ini menjadi indicator ranking perguruan tinggi, ini merupakan tantangan bagi UMP karena FEB dengan jumlah mahasiswa terbesar, termotivasi untuk membantu UMP dibidang publikasi dan ditarget setahun 20. Semoga FEB menjadi pelopor dan spirit untuk publis di jurnal untuk meningkatkan akreditasi UMP,” pungkasnya. (Zaa/Tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini