Fakultaria
Publikasi Terakreditasi A, PBSI UMP Gelar Lomba Stand Up Comedy
Senin 22 April 2019      Fakultaria
Publikasi Terakreditasi A, PBSI UMP Gelar Lomba Stand Up Comedy

Agenda menarik digelar oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)bekerjasama dengan Teather Gethek Ajibarang di Aula AK Anshori, Sabtu (20/4).

Lomba lawak tunggal atau stand-up comedy tingkat SLTA se-Jawa Tengah itu digelar sebagai salah satu upaya publikasi Prodi PBSI yang telah terakreditasi A. Peserta lomba sukses mengocok perut penonton, segala hal berkaitan dengan aktivitas pendidikan pun menjadi materi para peserta.

Acara dibuka langsungoleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ir Aman Suyadi M P, yang dihadiri oleh sekertaris prodi PBSI, dosen PBSI, dan peserta lomba lawak tunggal yang berasal dari berbagai sekolah.

Dalam sambutannya Ir Aman Suyadi MP mengapresiasi prestasi mahasiswa, menurutnya prestasi diraih tidak hanya dibidang akademik saja, namun bidang minat bakat seperti olaharaga dan seni.

“Kalo ada diantara kalian yang memiliki bakat di bidang seni yang meraih prestasi setidaktnya tingkat provinsi maka akan ada fasilitas beasiswa di UMP. Tahun genap nanti pada tahun 2020 adalah tahun seni, jadi  yang punya bakat nyanyi, monolog, fotografi, dan sebagainya bisa mendaftar di UMP lewat jalur prestasi. Saya berharap acara ini berjalan dengan lancar bisa menghasilkan para pelawak yang bisa menyaingi Cak Lontong dan bisa masuk UMP dengan jalur prestasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua panitia lomba, Dra Eko Sri Israhayu MHum mengatakan, sosialisasi lomba dilakukan panitia selama 5 hari melalui media sosial seperti Whatsaap, Instagram dan Facebook. Menurutnya, Stand Up Comedy memerlukan keterampilan khusus, keberanian dan bagaimana komika dituntut cerdas dan mampu mengemas materi dengan baik sehingga layak disampaikan untuk menghibur orang lain agar tertawa.

“Kami berharap anak-anak muda dapat menyalurkan pemikirannya yang kritis dalam bentuk komedi,” ujarnya.

Sekertaris prodi PBSI Drs Siti Fatonah M Hum menambahkan acara lomba Stand Up Comedy sudah direncanakan sejak lama, namun terbentur dengan akreditasi yang akhirnya memperoleh akreditasi A.

“Melalui kegiatan ini siswa dapat menunjukkan bakatnya pada Stand Up Comedy dimana diperlukan skil khusus, yang mungkin banyak orang yang pandai berbicara, namun agar bisa menimbulkan tawa itu bukan hal yang mudah. Mungkin bagi kita yang bicara lucu, namun belum tentu bagi orang lain lucu,” ungkapnya.

Salah satu juri lomba, Slamet Subejo menambahkan, para peserta yang tampil sudah cukup bagus untuk tahap awal. Peserta memiliki rasa percaya diri dan mampu mengolah dan membawakan materi yang tren saat ini maupun peristiwa sekolah sehari-hari.

Dia menjelaskan, kriteria pemenang Stand Up Komedi adalah peserta yang mampu memancing tawa penonton sebanyak-banyaknya. Selain itu, juga memiliki kepercayaan diri serta materi yang segar dan tidak menggunakan kata-kata kasar atau menyinggung SARA.

Masih dikatakan Slamet, Dhika Ramadani Wibowo dari SMK YPT 2 Purbalingga keluar sebagai juara pertama. Sedangkan juara dua diraih Iqbal Bayu Saputra dari SMK YPT 2 Purbalingga dan juara ketiga didapat Muhammad Yafi dari SMA Negeri 2 Purwokerto. Juara 1 sampai 3 berhak mendapatkan piala dan uang pembinaan. Selain itu, yang meraih juara harapan 1 adalah Akhlak Faiz dari SMK Negeri 2 Purwokerto, juara dua Rafik Noor dari SMA Negeri Patikraja dan juara tiga, Dimitryo Rachma dari SMA Sriwijaya Wangon.

Terpisah, salah satu peserta lomba, Muh Yafi Bagus Antasena mengaku mengikuti lomba sebagai ajang mencari pengalaman. Dia juga tidak terlalu berharap untuk menang. Yafi yang juga bercita-cita menjadi guru ini mengatakan dirinya telah mengikuti beberapa komunitas stand up sebelumnya sehingga sudah mulai terbiasa.

Sedangkan bagi Ngatik Prihatini, salah satu peserta perempuan yang berpartisipasi dalam lomba stand up mengatakan, ini adalah pengalamannya yang pertama. Ngatik sendiri telah menggeluti ekstrakulikuler teater di sekolahnya. “Saya awalnya bingung karena belum mempersiapkan materi, namun akhirnya mampu menampilkan komedi secara spontan di atas panggung,” pungkasnya. (yas/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini