Fakultaria
Dosen Belanda Bahas Farmakogenetik Bersama Mahasiswa UMP
Kamis 9 Agustus 2018      Fakultaria
Dosen Belanda Bahas Farmakogenetik Bersama Mahasiswa UMP

Suatu kemajuan pemahaman ilmiah mengenai hubungan antara gen manusia dengan respon terhadap pengobatan disebut farmakogenetik. Setiap individu memiliki respon yang berbeda terhadap obat yang di berikan untuk menyembuhkan atau mengurangi rasa sakit akibat gejala yang dirasakan. Darisitulah, memerlukan perhatian khusus dari praktisi farmasi untuk bersinergi dengan tenaga medis lainnya dalam mengaplikasikan farmakogenetik.

Menyoal farmakogenetik, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakkan kuliah tamu dengan tema “Implementation Of Pharmacogenetics In Clinical Practice”. Sebagai pembicara tamu yakni Prof.dr. Berend (Bob) Wilffret dari Universitas Groningen, Belanda. Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan mahasiswa Fakultas Farmasi dan diselenggarakan di Ruang Kuliah 2.1 Fakultas Farmasi UMP pada Kamis, (9/8/2018).

Berend menyampaikan bahwa istilah farmakogenetik digunakan untuk menggambarkan hasil observasi klinis mengenai perbedaan yang diwariskan dalam hal respon terhadap obat. Sehingga, dapat di temukan penetapan dosis pemberian resep dalam proses penyembuhan untuk memperkecil reaksi obat terhadap tubuh manusia.

“Farmakogenetik merupakan studi tentang respon terhadap obat,”  jelas Berend.

Dalam proses penetapan dosis obat, Berend menambahkan perlu adanya suatu pertimbangan dalam pemberian resep, khususnya pemberian resep untuk anak-anak. Hal tersebut karena kondisi anak-anak sangat berbeda saat merespon obat.

Sejalan dengannya, Dr. Agus Siswanto., Dekan Fakultas Farmasi mengatakan bahwa kegiatan ini sangat tepat untuk diikuti oleh mahasiswa Fakultas Farmasi dan Mahasiswa Profesi Apoteker untuk menambah wawasan dalam menerapkan praktik farmakogenetik di bidang klinis.

“Karena Farmakogenetika dapat diterapkan untuk memilih obat yang paling tepat untuk masing-masing pasien, harapannya setelah mengikuti kuliah tamu  ini dapat diaplikasikan oleh mahasiswa,” tutupnya.(Han/Sls).

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini