Fakultaria
Pengabdian Masyarakat Melalui Bakti Sosial
Sabtu 9 Juni 2018      Fakultaria
Pengabdian Masyarakat Melalui Bakti Sosial

Milad Fakultas Hukum (FH)Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ke18 mengangkat tema “KAM18angga (Kami Bangga)” menyelenggarakkan bakti sosial di Desa Srowot Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang diselenggarakkan pada 9 Juni 2018FH UMP panitia Milad telah membagikan 150 paket Sembilan Macam Bahan Makanan Pokok (Sembako) kepada seluruh warga.

Pemilihan tempat untuk kegiatan Baksos disampaikan oleh Abdillah Priyo Hutomo Wakil Ketua Panitia menyampaikan bahwa berdasarkan kondisi masyarakat desa yang masih sangat lemah dari tingkat pendidikan, kemiskinan, dan kesehatan. Dari hal tersebut maka diperlukan usaha dari semua pihak yang dapat meringankan salah satu upaya yang dilaksanakan melalui Baksos.

“Kami berharap Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membentuk masyarakat yang lebih sejahtera, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan perbaikan taraf hidup dengan adanya baksos ini,” jelas Abdillah.

Lebih lanjut Bayu Setiawawan S.H., M.H selaku dosen sekaligus steering committee (SC) latar belakang diadakannya acara ini merupakan bentuk perwujudan yang sesuai dengan Catur Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya dalam mewujudkan peran Catur Dharma Perguruan tinggi, peran mahasiswa dalam masyarakat tidak hanya dalam ruang lingkup akademis, melainkan juga berfungsi pada bidang kemasyarakatan, mahasiswa dituntut untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pembangunan nasional, melalui proses belajar dan pengembangan ilmu pengetahuan nasional, pengembangan ilmu pengetahuan yang diiringi pula dengan kerja nyata di lingkungan masyarakat.

“Dalam bidang pengabdian masyarakat, partisipasi aktif mahasiswa dapat dilaksanakan dalam berbagai bentuk aplikasi karya dan bakti. Juga merupakan salah satu bentuk publikasi dari FH UMP bahwa FH UMP telahmengabdi untuk masyarakat melalui Baksos ini,” tutup Bayu.(han/sls)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini