Berita
BEM Kedokteran UMP Bahas Dampak Revolusi Industri Terhadap Kesehatan
Jumat 2 Juli 2021      Berita
BEM Kedokteran UMP Bahas Dampak Revolusi Industri Terhadap Kesehatan

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah menggelar Webinar Diaphragmaticus bertajuk ‘Dampak Revolusi Industri 4.0 Terhadap Kesehatan’ sebagai salah satu rangkaian Acara Diaphragmaticus Festival 2021.

“ Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif gadget terhadap Kesehatan mental pada anak-anak dan dewasa, dan mengajak semuanya untuk peduli dan berperan aktif dalam memerangi dampak negatif gadget/internet,” jelas Falah Dinar Wakil Ketua Panitia BEM, Senin (28/6/2021).

Dijelaskan Falah, kegiatan Webinar Diaphragmaticus dilaksanakan secara daring melalui media zoom dengan diawali pembukaan dan paparan materi satu dan dua.

“Pematerinya ada dr Prima Maharani Putri Ketua SDC UMP, dr Yuni Astria Sp.A Dokter Spesialis Anak, Tentanganakofficial, Kak Seto Ketua Umum LPAI, Dr dr Warih Andan Puspitosari MSc SpKj (K) RisingStar Psychiatrist Award-IMAN dan dimoderatori oleh dr Citra Dianita Zealand Alumni FK UMP,” jelasnya.

Lebih lanjut Falah mengatakan, anak merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan unggul, namun dalam perkembangan anak tidak dapat tumbuh dengan sendirinya, mereka memerlukan lingkungan subur yang sengaja diciptakan untuk memungkinkan potensi mereka tumbuh dengan optimal.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan hal tersebut. Dengan adanya pandemi Covid-19 ini tidak menghalangi niat kami. Salah satu upaya kami untuk mengurangi kecanduan internet yang negatif dan meningkatkan produktifitas anak-anak maupun dewasa saat masa pandemi ini,” jelasnya.

Pada rangkaian acara terdapat beberapa agenda yaitu Webinar tentang Kesehatan Mental di Era Revolusi Industri 4.0, Lomba Video Olahraga, dan Lomba Video Seni.

“Harapannya rangkaian acara ini dapat memberi pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan teknologi dengan bijak dan perhatian terhadap kondisi mental anak,” pungkasnya. (tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini