Berita
Teknik dan Sains UMP Ciptakan Robot Asisten Perawat Covid-19
Selasa 19 Mei 2020      Berita
Teknik dan Sains UMP Ciptakan Robot Asisten Perawat Covid-19

Robot yang diperuntukkan jadi asisten perawat Covid-19 tengah dikembangkan oleh Tim Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Robot ini dapat mendistribusikan obat atau makanan dan minuman serta mengukur suhu tubuh pasien isolasi.

Robot yang didesain semi otomatis ini diberi nama ROSITA. Pada tahap awal, ROSITA akan diproduksi satu unit sebagai prototype. Ia akan diujicobakan di rumah sakit rujukan Covid-19 PKU Muhammadiyah Gombong di Kabupaten Kebumen.

Dekan Fakultas Teknik dan Sains UMP, Teguh Marhendi mengatakan, ROSITA, robot yang dapat digunakan untuk membantu Perawat atau Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit yang saat ini dikhususkan di fungsikan di Bangsal atau ruang isolasi Covid-19. ROSITA adalah robot untuk membantu dalam mendistribusikan Obat atau makanan dan minuman ke Pasien isolasi.

"Selain itu ROSITA juga dilengkapi dengan fungsi pendukung lainnya, seperti dapat digunakan untuk melakukan pendeteksi atau pengukuran suhu pasien dengan menggunakan Sensor Suhu Infra Merah Contactless," jelasnya.

Menurutnya, robot hasil ciptaannya itu juga memiliki kemampuan menyemprotkan cairan disinfektan. Robot juga dapat digunakan untuk membantu mensterilkan ruangan isolasi dan sekitarnya.

"Pengoperasiannya dikendalikan dari jarak jauh atau berbasis remote control," jelasnya.

Lebih lanjut Teguh Marhendi mengatakan, Robot Asisten Perawat ini terdiri dari 2 Bagian Utama yaitu bagian master control dan Bagian Robot. Master control dapat mengendalikan robot menggunakan perangkat Joystick yang terhubung dengan Perangkat Master Kontrol dengan antarmuka Pengguna menggunakan Aplikasi berbasis Web.

"Aplikasi pengendalian ini mendukung untuk melakukan komunikasi Audio Video Dua arah antara Tenaga Kesehatan atau perawat dengan pasien. Protokol komunikasi yang digunakan menggunakan Nirkabel (Wireless) sehingga robot dapat dikendalikan selama adanya jaringan WIFI," katanya.

Menurutnya, pada tahap awal, ROSITA akan diproduksi satu unit sebagai prototype dan akan diujicoba di rumah sakit rujukan Covid-19 PKU Muhammadiyah Gombong di Kabupaten Kebumen.

"Selanjutnya setelah uji coba, akan diproduksi lebih lanjut sesuai kebutuhan rumah sakit rujukan Covid-19 disekitar Universitas Muhammadiyah Purwokerto," pungkasnya. (tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini