Berita
Perpustakaan UMP Gandeng Penerbit Tertua dan Terbesar di Dunia
Selasa 3 September 2019      Berita
Perpustakaan UMP Gandeng Penerbit Tertua dan Terbesar di Dunia

Perpustakaan Univesitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerjasama dengan Cambridge University Press (CUP) penerbit tertua dan pers universitas terbesar kedua di dunia setelah Oxford University Press itu dilakukan dalam sosialisasi E-Journal yang di gelar di Ruang Sidang Lt 2 Gedung Pusat UMP, Selasa (3/8/20190.

Acara dihadiri langsung oleh KepalaPerpustakaanUMP Purwati SIKOM, dan pembicara Jona Geovani dari perwakilan university of Cambridg Press yang berada di kantor Indonesia.

KepalaPerpustakaanUMP Purwati mengatakan, acaramengundang narasumber Cambridge University Pressuntuk memberikan pelatihan kepada para mahasiswa dan dosen untukmencariinformasi ilmiah di Cambridge core.

“Jadi ini merupakan langkah tindak lanjut mengenai SK rector,tentang kewajiban mahasiswa untuk mencantumkan artikel internasional pada tugas akhir.Disitu perpustakaan berperan untuk  menyediakan artikel-artikel ilmiah dari internasional jurnal malalui jurnal Cambridge,” jelasnya.  

Sementara ituJona Geovanidalam penyampaian materinya ia memperkenalkan University of Cambridg Press,yang merupakan penerbit tertua yang sudah berdiri sejak abad 16.  

“Kita salah satu penerbit yang tertua di dunia,kita sudah berdiri dari abad 16 tepatnya di tahun 1534.Kemudian setelah 50 tahun kita terbitkan buku jadi pada awalnya kita terbitkan buku dulu dan memang bukunya ini khusus perguruan tinggi kemudian kita berlanjut dan menjadi perusahaan global seperti saat ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Jonamengungkapkan,yang diterbitkan oleh University of Cambridg Press adalah terbitkan jurnal di bidang humanitis, sains, social sains, technology dan medicine.“Pada dasarnya kita mengcover seluruh subject di bidang learning.Kita University of Cambridg Press bukan perusahaan comersil,” jelasnya. 

Saat ini, lanjut Jona,  University of Cambridg Presstelah memiliki390 jurnal yang diterbitkan untuk tahun depan direncanakan ada 405 jurnal yang diterbitkan. “Setiap tahunnya kita ada tambah jurnal baru.Untuk buku sendiri kita menerbitkan 1700an penulisnya dari seluruh dunia, total sendiri sudah 50.000,” pungkasnya.(Zaa/Tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini