Berita
UMP Kembali Kirimkan Alumni Mengajar di Luar Negeri
Senin 13 Mei 2019      Berita
UMP Kembali Kirimkan Alumni Mengajar di Luar Negeri

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) kembali mengirimkan alumninya untuk mengajar di luar negeri. Program tersebut merupakan program yang diselenggarakan dan difasilitasi oleh UMP dalam rangka menempatkan alumni serta memberi kesempatan untuk bekerja sesuaibidangnya di luar negeri.

Staff KUI Hanifah Al Shofianthi SS menyampaikan, sejauh ini merupakan periode ke-5 UMP mengadakan program alumni mengajar. Untuk periode ini UMP sudah bekerjasama dengan beberapa sekolah di Thailand yaitu Darul Mumin, Arraiyan School, Ban Nabon School, Sassanu Phatam School, dan Buranakarn Suksa Witya School.

“Jumlah alumni yang yang diberangkatkan kali ini ada 5,yaitu 3 alumni dari Pendidikan Bahasa Inggris (PBI)dan 2 alumni dari Sastra Inggris (SI),dimana sebelumnya telah diberangkatkan terlebih dahulu 2 alumni dari PBI pada 28 Oktober 2018 dan saat ini mereka sudah aktif mengajar di Buranakarn Suksa Witya School,” ungkapnya.

Lebih lanjut Shofi mengatakan,kontrak mengajar program tersebut telah berlangsung  selama satu tahun, namun pihak sekolah mempunyai hak untuk menentukan alumni layak untuk diperpanjang masa kontraknya setelah melihat kinerja mereka selama satu tahun nantinya.

“Selama satu tahun itu mereka menempati asrama yang sudah disediakan oleh pihak sekolah mitra,” ungkapnya.

Kepala KUI Santhy Hawanti PhD menyampaikantujuan dari dilaksanakannya program alumni mengajar tersebutuntuk memberikan kesempatan kepada alumniagar bisa mendapatkan akses pekerjaan di luar negeri sesuai dengan bidangnya.

Selain itu, lanjut Santhy,juga untuk memberikan pengalaman kepada mereka agarbisa merasakan bagaimana bekerja di luar negeri sekaligus mengukur kompetensi mereka.

“Bagi UMP sendiri tujuan program ini sebagai bentuk realisasi kerjasama yang sudah terjalin oleh UMP sekaligus menjadi standar atau tolak ukur keberhasilan Prodi-Prodi di UMP dalam melaksanakan kegiatan selama ini apakah dapat diterima atau tidak di level Internasional,” katanya.

Dengan dilaksanakannya program ini, Iaberharap,program tersebut bisamenjadi sebuah program rutin, berkembang dan semakin melebar sayapnya tidak hanya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tapi juga di fakultas-fakultas lain, terutama mengembangkan kerjasama bidang industri, organisasi-organisasi yang memungkinkan mahasiswa memiliki akses untuk bisa mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri.

“Prodi dan Fakultas untuk selalu senantiasa meningkatkan kapasitas dan kemampuan mahasiswa terutama dalam bidang bahasa asing mesikupun bukan dari jurusan Bahasa Inggris, karena akses untuk bisa mengajar di luar negeri itu salah satunya kemampuan bahasa asing,” pungkasnya.(ges/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini