Berita
Sarana Promosi yang Elegan Melalui SEMAR BIPA 2
Jumat 14 September 2018      Berita
Sarana Promosi yang Elegan Melalui SEMAR BIPA 2

Perkembangan zaman telah memudahkan mobilisasi masyarakat dunia untuk berkarya di berbagai negara yang diinginkan. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki ketertarikan sebagai negara yang dikunjungi oleh masyarakat Asing. Salah satu syarat dapat bertahan untuk mengembangkan kompetensinya di Indonesia yakni dengan menguasai Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi antara orang Indonesia dan orang asing.

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai lembaga pendidikan tinggi sangat diminati oleh masyarakat dunia dalam mengembangkan skill akademiknya di UMP. Melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) penguasaan bahasa Indonesia dipupuk melalui program Bahasa Indonesia oleh Penutur Asing (BIPA).

Bertempat di Aula Fakultas Kedokteran Lantai 4 UMP telah diadakan pembukaan kegiatan SEMAR BIPA 2 dengan tema “Eksistensi BIPA di Dunia Global” pada Jum’at (14/9). Kegaiatan tersebut berlangsung selama dua hari 14-15 September 2018. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Rektor 4 Bidang Pengembangan, Kerjasama, dan AIK Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep, Ketua KUI UMP Santhi Hawanti, Ph. D., Penanggung Jawab BIPA UMP Novi Haryanti, M.Pd., dan dihadiri oleh puluhan pegiat BIPA dari Perguruan Tinggi di Indonesia.

Novi mengatakan bahwa kegiatan SEMAR BIPA 2 merupakan kegiatan yang diadakan setiap dua tahun oleh Asosiasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA).

“SEMAR BIPA adalah kegiatan yang diadakan dalam waktu dua tahun oleh APPBIPA, yang diikuti oleh pegiat, pemakalah, pelajar seluruh Indonesia, diantaranya dari Universitas Ganesha Bali, Universitas Andalas Padang, dan Universitas Negeri Malang ”, ungkapnya.

SEMAR BIPA 2 ini menghadirkan Dr. Gatut Susanto, M. M., M. Pd. yang mempunyai pengalaman ke BIPA-an banyak sekali. Selain itu, acara tersebut mengundang pengajar BIPA dari UMP yaitu Titik W., M. Hum., dan Pratik Hari Yuwono, M. A., yang pernah menjadi pengajar BIPA di Bulgaria.

Sementara, Jebul mengatakan bahwa eksistensi BIPA patut untuk di pertahankan dan dikembangkan untuk memberikan kemampuan Bahasa Indonesia kepada orang Asing yang ada di Indonesia. Karena, semakin banyak orang asing yang belajar dan menggunakan bahasa Indonesia itu salah satu keuntungan bagi Indonesia dalam meningkatkan devisa negara melalui kunjungan orang Asing tersebut ke Indonesia.

“Dan ini menjadi keuntungan juga bagi UMP dapat memberikan kemampuan berbahasa Indonesia bagi orang Asing, sesuai dengan tagline start here go anywhere, UMP juga siap untuk menerima orang asing yang berminat mengembangkan skill akademiknya di UMP,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jebul mengapresiasi para pegiat BIPA yang memiliki tujuan untuk menularkan bahasa Indonesia kepada orang-orang Asing yang datang ke seluruh Indonesia.“Kegiatan seperti ini, juga sebagai ajang promosi yang elegan untuk mensosialisasikan bahasa Indonesia kepada orang-orang,” pungkasnya. (Adl/ Sls)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait

UMP Terkini